Sebelum Jakarta, Bali hingga Semarang Lebih Dulu Larang Kantong Plastik

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 11:11 WIB
Foto: Masyarakat diimbau membawa kantong nonplastik (dita/detikcom)

Bandung

Bandung mengaku satu-satunya kota yang memiliki Perda Pengurangan Penggunaan kantong plastik. Kementerian Lingkungan Hidup berharap ke depan seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia memiliki regulasi tentang penguran kantong plastik tersebut.

"Bandung satu-satunya kota yang berani mengeluarkan itu. Saya yakin itu prosesnya berdarah-darah," ujar Kasi Bina Peritel Dirjen Kemasan dan Pengelolaan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Agus Supriyanto dalam FGD Kantong Plastik Berbayar di Park Hotel Bandung, Kamis (4/2/2016).

Perda tersebut yakni Perda No 17 Tahun 2012 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Perda ini digodog pada zaman pemerintahan Wali Kota Dada Rosada. Sayangnya, kurangnya sosialisi kepada pengusaha maupun konsumen menyebabkan Perda ini belum efektif.

Bogor


Wali Kota Bogor Bima Arya resmi memberlakukan kebijakan pelarangan penyediaan kantong plastik bagi retail modern dan pusat belanja. Saat ini produksi sampah di Kota Bogor mencapai 650 ton per hari.

Larangan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 61/2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

"Hari ini sejarah untuk Kota Bogor. Kenapa? Karena hari ini Kota Bogor fix Botak. Tahu Botak? Ya, Bogor Tanpa Kantong Plastik. Jadi hari ini kami akan menuju babak baru di Kota Bogor dan mungkin juga di Indonesia. Karena di republik ini, Bogor adalah kota keempat yang mulai melarang kantong plastik di toko modern, sebelumnya sudah Banjarmasin, Balikpapan, dan Badung (Bali)," kata Bima Arya dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (3/11/2018).


Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi melarang penggunaan kantong plastik di seluruh ritel. Aturan larangan kantong plastik merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Bekasi Nomor 61 Tahun 2018.

"Direncanakan (penerapan) schedule di Maret," ujar Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Ferdinan, ketika dihubungi, Selasa (8/1/2019).

Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi produksi sampah plastik di Kota Bekasi, yang mencapai 1.800 ton per hari. Pemkot Bekasi bahkan membentuk Satuan Tugas Zero Plastik untuk mengurangi limbah plastik dalam kegiatan sehari-hari.

Tim Satgas Zero Plastik berjumlah 25 orang yang terdiri dari berbagai SKPD, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Satpol PP. Satgas Zero Plastik disosialisasikan mulai 1 Oktober hingga Jumat (4/10) besok dan mulai efektif beroperasi pada Senin (7/10). Pada masa sosialisasi, Satgas Zero Plastik akan menegur hingga menyita plastik yang dibawa pelanggar dan menukarnya dengan plastik ramah lingkungan.


Halaman

(aan/imk)