Gandeng Komunitas Ojol, Kemenhub Beri Bantuan ke Korban Banjir

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 23:38 WIB
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengajak sejumlah komunitas pengemudi ojek online (ojol) se-Jabodetabek menyalurkan bantuan sosial berupa selimut, obat-obatan, alat kebersihan, maupun makanan kepada sesama pengemudi yang terdampak banjir.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi yang didampingi oleh Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani. Budi mengatakan ojol merupakan bagian dari mitra perhubungan. Karena itu, ia berinisiatif membantu korban banjir di tiga wilayah: Manggarai, Teluk Gong, dan Rawa Buaya.

"Seperti yang kita ketahui, pada saat ini persoalan yang sedang dihadapi masyarakat Jakarta adalah persoalan banjir. Kami Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan merasa ojol merupakan bagian dari kami. Maka itu, kami berinisiatif mengajak teman-teman ojol Jabodetabek memberikan bantuan kepada sesama pengemudi ojol yang mengalami kebanjiran," kata Budi dalam keterangannya, Senin (6/1/2020).

Dalam kesempatan ini, Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani juga menuturkan terlaksananya kegiatan tersebut berkat kerja sama yang baik antarkomunitas ojol. Ia pun berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir.

"Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama antara Kementerian Perhubungan dan komunitas ojek online Jabodetabek. Semoga bantuan sosial ini bisa bermanfaat dan kami membantu dengan ikhlas dan setulus hati," terangnya.

Sementara itu, salah satu pengemudi ojol yang menerima bantuan sosial, Sony, mengucapkan rasa syukur karena bantuan tersebut bisa bermanfaat bagi keluarganya.

"Terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan teman-teman sesama ojek online yang telah memberikan bantuan kepada saya. Akibat banjir yang melanda, rumah saya saat ini hanyut, sehingga saya harus mengontrak. Bantuan yang telah diberikan ini sangat bermanfaat untuk saya dan keluarga yang lainnya," jelasnya.



(mul/mpr)