Selama Dapat Jatah Menteri, Parpol Tak Akan Tarik Dukungan

Selama Dapat Jatah Menteri, Parpol Tak Akan Tarik Dukungan

- detikNews
Rabu, 23 Nov 2005 17:08 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mesti pandai-pandai mencari dukungan, khususnya dari partai politik jika tetap ingin tidak digoyang selama pemerintahannya. Syaratnya mudah, SBY tetap memberikan jatah menteri ke partai-partai.Demikian disampaikan oleh pengamat politik LIPI Hermawan Sulistyo kepada wartawan saat diskusi di Posko Selamatkan Rakyat Indonesia (SRI), Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2005).Hermawan sendiri melihat saat ini yang cukup mengkhawatirkan adalah tarik-menarik antara kubu SBY dengan JK. "Imbas tarik-menarik ini menyebabkan di kabinet juga sering terjadi perbedaan. Masak ada satu menteri yang meminta impor beras, tapi menteri lainnya bilang tidak perlu impor," ujarnya.Sementara itu Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Firman Djaya Daeli mengatakan, saat ini situasi politik di Indonesia sangat efektif bagi pendidikan politik rakyat. "Jika ada kebijakan pemerintah yang tidak prorakyat, maka variabel pendidikan politiknya adalah keresahan ekonomi, rasa keadilan, budaya, dan lainnya harus diwaspadai," terang Firman.Dijelaskan, PDIP saat ini tengah melakukan konsolidasi ke masyarakat untuk mengangkat partai sebagai oposisi dan mengadakan reformasi partai di berbagai bidang.Ketika ditanya kemungkinan PDIP turut dalam kabibet, Firman menyatakan reshuffle bukan jawaban yang tepat bagi keadaan saat ini, dan bukan solusi yang cerdas. Sebab problem utamanya ada pada presiden dan wakil presiden.Firman pun menyarankan kepada presiden agar lebih kuat dalam menghadapi berbagai masalah, walaupun dalam kenyatannya tidak didukung dengan kekuatan yang lebih besar. (san/)


Berita Terkait