Saksi Ungkap Beri Rp 700 Juta ke Rano Karno, KPK Cermati Fakta Sidang Wawan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 16:46 WIB
Foto: Gedung KPK. (Agung Pambudhy-detikcom)
Jakarta - Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Djaja Buddy Suharja mengungkapkan ada pemberian uang senilai Rp 700 juta ke Mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno terkait kasus Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. KPK mengatakan akan terus mencermati fakta-fakta persidangan kasus tersebut.

"Setiap fakta di persidangan tentu sebagai bahan informasi penting. Nanti JPU akan menuangkannya sebagai fakta-fakta sidang yang fakta tersebut tercatat pula dalam berita acara sidang dan putusan hakim," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (6/1/2020).


Ali mengatakan KPK juga akan mendalami keterangan-keterangan yang ada dalam persidangan, termasuk soal penerimaan uang Rano Karno tersebut. Selain itu, menurut Ali, tak menutup kemungkinan Rano Karno akan dihadirkan dalam di persidangan tersebut jika memang dibutuhkan.

"Tergantung kebutuhan JPU dalam pembuktian di persidangan. Kalau memang diperlukan dalam pembuktian perkara yang sekarang ini sedang berjalan, dipastikan JPU akan panggil," sebutnya.

Sebelumnya, Djaja mengungkap pemberian uang ke Rano Karno itu saat bersaksi dalam persidangan kasus korupsi pengadaan alat kesehatan Pemerintah Provinsi Banten. Selain itu, Djaja juga mengungkapkan penerimaan untuk Ratu Atut Chosiyah. Ketika itu, Ratu Atut menjabat Gubernur Banten dan Rano Karno selaku Wakil Gubernur Banten.

"Ada (pemberian uang ke Ratu Atut). Kisaran antara Rp 100 juta sampai Rp 250 juta, kecuali yang terakhir itu," kata Djaja saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).


Tonton juga videoJaksa KPK Minta Hakim Tolak Eksepsi Wawan:


Selanjutnya
Halaman
1 2