Pemkot Jakpus Sebut Anies Sudah Setuju PKL Dagang di Trotoar Jl Kramat

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 06 Jan 2020 16:21 WIB
Warga tolak PKL berjualan di trotoar Jalan Kramat. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat mengatakan hanya ada satu titik PKL di sepanjang Jalan Kramat-Salemba Raya. Adanya penolakan dari warga membuat pemerintah menjamin penataan tidak kumuh.

"Memang kita sepakati dengan warga. Begini, bikin pernyataan, di (Jalan) Salemba itu memang tidak boleh. Cuma yang ada Nasi Kapau (Jalan Kramat) kita tata, nggak segede (trotoar) itu, cuma lebar 2,5 (meter) samping lima meter. Tapi ditata rapi, bagus. Nggak boleh tenda begitu," ucap Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi, Selasa (6/1/2020).

Menurut Irwandi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah setuju dengan desain dan lokasi penataan. Pekerjaan akan melibatkan sponsor untuk membangun kawasan kuliner di sana.

"Itu sudah ajukan ke Pak Gubernur, sudah setuju, sudah oke. Bangunan gambar, juga sudah dikirim, sudah approve," kata Irwandi.



Diketahui, kawasan loksem Nasi Kapau Jalan Kramat diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada 22 Mei 2017. Pada September 2019, kawasan itu direlokasi untuk proyek revitalisasi trotoar.

"Harusnya bulan Januari ini (dibangun lagi di trotoar). Tapi sponsornya belum bangun juga," ucap Irwandi.



Tonton video Trotoar di Gondangdia Dijajah PKL Nih:


Selanjutnya
Halaman
1 2 3