Penjagaan Suud di RTM Cimanggis Diperketat
Rabu, 23 Nov 2005 15:20 WIB
Jakarta - Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis tampaknya tidak ingin kecolongan lagi dengan ulah Suud Rusli, pembunuh bos PT Asaba Boediharto Angsana. Mereka memperketat penjagaan Suud.Selain menambah dua petugas yang sengaja ditempatkan di depan sel Suud, Blok C nomor 3, pimpinan RTM juga memutuskan memborgol tangan dan kaki Suud. Merasa belum cukup, kaki Suud juga diikat dengan tali yang disambungkan ke pintu sel."Ini untuk membatasi ruang geraknya. Proses selanjutnya kita tunggu putusan TNI AL," ungkap Kepala RTM Cimanggis Mayor CPM Suparto di RTM Cimanggis, Jalan RTM, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Rabu (23/11/2005).Upaya memperketat pengawasan Suud, lanjut Suparto, dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketetapan (protap). Saat ini Suud tengah diperiksa kesehatannya oleh dr Baron dari Puspom TNI yang tiba pukul 14.00 WIB.Suud diketahui kabur pada Minggu (13/11/2005) lalu. Pelarian pembunuh sadis itu diduga dibantu Ida Nurhandayani, istri mudanya. Pelarian Suud dari RTM Cimanggis merupakan yang kedua kalinya. Saat masih ditangkap di Pomal, TNI AL, ia juga sempat kabur dan berhasil ditangkap beberapa bulan kemudian.
(umi/)











































