Walkot Aminullah Minta DPD Suarakan Banda Aceh Agar Makin Dikenal

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Minggu, 05 Jan 2020 13:43 WIB
Foto: Pemkot Banda Aceh
Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh saat ini tengah menggenjot sektor pariwisata dan berkomitmen mempermudah iklim investasi. Hal ini sebagai upaya keras untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

"Salah satunya dengan menggenjot sektor pariwisata yang outputnya kami proyeksikan akan mendongkrak perekonomian kota dan masyarakatnya," ucap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam keterangan tertulis, Minggu (5/1/2020).

"Banda Aceh memiliki begitu banyak objek atau destinasi wisata berkaliber internasional. Mulai dari cagar budaya, seni budaya, kuliner hingga kopinya. Dan kami berharap Pak La Nyalla dan kawan-kawan dapat pula menjadi 'duta wisata' Banda Aceh untuk ikut mempromosikan pariwisata kota kami," harapnya.


Hal itu diucapkannya saat menggelar jamuan makan malam bagi Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti dan rombongan yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Banda Aceh di pendopo wali kota, Jumat (3/1/2020). Aminullah mengungkapkan iklim investasi Banda Aceh yang saat ini sangat kondusif sehingga para investor mulai berdatangan dan beberapa hotel berbintang dan mal tengah dibangun, termasuk Trans Studio Mal terbesar di Sumatera.

"Komitmen kami memberi kemudahan-kemudahan untuk berinvestasi di Banda Aceh, " kata Aminulah.

Selain itu, Aminullah menyebut kedatangan Pimpinan DPD RI dan rombongan dapat memberikan pemikiran dan menyuarakan kepentingan pembangunan Banda Aceh sehingga membuat kota ini semakin dikenal di nusantara dan dunia.

"Kami berharap bapak-bapak dapat memberikan pemikiran dan menyuarakan kepentingan pembangunan Banda Aceh sesuai dengan kewenangan dan fungsi-fungsi yang melekat pada DPD," ucapnya.

Mantan Ketua PSSI tersebut datang bersama tiga dari empat 'Senator' Aceh yakni Abdullah Puteh, Fachrul Razi, dan M Fadhil Rahmi. Hadir pula tiga anggota DPD lainnya yaitu Bustami Zainuddin, Ahmad Bastian, dan Awang F Hidayat.

Dalam kesempatan itu, Aminullah juga membeberkan sederet prestasi tingkat lokal, nasional, hingga internasional yang terus didulang Banda Aceh. Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Banda Aceh juga terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Pada 2017 kami berhasil mencapai sembilan prestasi di berbagai bidang, 2018 ada 12, dan tahun 2019 total 44 penghargaan dan prestasi yang kami raih baik tingkat dunia, nasional, dan provinsi," ungkapnya.

"Berdasarkan data BPS 2018, IPM Banda Aceh 84,37. Ini terbaik nasional di bawah Yogyakarta (86,11) dan Jaksel (84,44) dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia," ungkapnya lagi.

Diungkapkannya, yang tak kalah sensasional, pihaknya sukses membawa Persiraja kembali ke Liga 1 sebagai kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Namun kini, kata Aminullah, Persiraja memiliki tantangan baru untuk mengarungi Liga 1 yang rencananya akan bergulir Maret 2020, yakni soal finansial.

"Setelah 12 tahun lamanya, klub kebanggaan masyarakat Aceh ini lolos dari 'lubang jarum' saat mengalahkan Sriwijaya FC untuk merebut tiket terakhir ke Liga 1," kata Ketua Dewan Pembina Persiraja ini.

"Mengingat Pak La Nyalla sebagai salah satu tokoh penting dalam persepakbolaan Indonesia, saya berharap Bapak dapat membantu untuk menggaet sponsor bagi Persiraja," pintanya.

Tak ketinggalan, ia juga mengharapkan dukungan DPD dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Zikir. Terutama untuk melobi pembangunan Nurul Arafah Islamic Center (NAIC), sebuah lokasi zikir bertaraf internasional, kepada pemerintah pusat. Lahan untuk pembangunan NAIC sudah tersedia, hanya saja masih terkendala dana.

"Saya juga sudah sampaikan proposalnya kepada Presiden Jokowi dan Pak JK selaku Wapres kala itu. Jika terealisasi, NAIC ini akan menjadi 'bungong jaroe' paling berharga bagi masyarakat Aceh," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD RI La Nyalla mengatakan kedatangan pihaknya ke Banda Aceh dalam rangka kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi sekaligus ingin mengetahui kemajuan pembangunan Banda Aceh sesuai visi yang diusung yaitu 'Terwujudnya Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah'.

Kata La Nyalla, pihaknya harus memberi apresiasi lebih kepada Banda Aceh dibanding kabupaten/kota lainnya di Aceh. Menurutnya, kini Banda Aceh berhasil bangkit kembali martabat dan wibawanya.

"Setelah terdampak paling parah tsunami 2004, sekarang kota ini kembali menggeliat, lebih berwarna-warni, aktivitas warga dan ekonominya kembali bergerak normal," ungkapnya.

"Bahkan menjadi role model dunia sebagai kota tangguh, yang 15 tahun lalu pernah luluh-lantak akibat bencana," katanya.


La Nyalla pun akan mendukung penuh setiap program-program unggulan Pemkot Banda Aceh ke depan. Karena menurutnya, setiap anggota DPD berkomitmen dan wajib membangun daerahnya masing-masing.

"Sesuai filosofi sepakbola yakni mencetak gol dan menang, saya minta Pak Wali untuk 'mendatangkan' empat striker mumpuni dalam mewujudkan Banda Aceh Gemilang. Keempat striker itu adalah empat orang senator asal Aceh," katanya.

"Dengan begitu Indonesia akan mampu maju bersama. Dalam waktu dekat kami juga akan membangun rumah aspirasi DPD Aceh di Banda Aceh, mohon dukungannya Pak Wali. Terakhir saya ucapkan selamat kepada Persiraja, untuk sponsor akan saya bantu cari," pungkasnya.



Tonton juga video Gajah Bantu PLN Banda Aceh 'Terangi' Serambi Mekah:

[Gambas:Video 20detik]

(akn/ega)