Round-Up

Dorongan Wakil Bupati Natuna Agar RI Aman dari Rongrongan China

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 05 Jan 2020 06:46 WIB
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ Prajurit TNI saat mengikuti upacara Operasi Siaga Tempur Laut Natuna 2020 di Pelabuhan Pangkalan TNI AL Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (3/1/2020).
Jakarta - Kapal-kapal China disebut masih berseliweran di perairan Natuna utara, Kepulauan Riau (Kepri). Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mendukung langkah tindaklanjut pemerintah sekaligus mendorong penguatan wilayah menghadapi rongrongan China.

Ngesti berharap kabupaten Natuna menjadi provinsi khusus. Status provinsi disebut bisa memperluas kewenangan dalam penanganan urusan laut termasuk menghadapi penerobos wilayah seperti kapal coast guard China.

"Kami mengusulkan juga untuk memperkuat wilayah status Natuna yang kabupaten menjadi provinsi. Karena bagaimana pun wilayah provinsi nantinya akan mempunyai kewenangan yang lebih tinggi dibanding kabupaten," ujar Wabup Natuna, Ngesti, saat dihubungi, Sabtu (4/11/2020).


Pernyataan Wabup Natuna, Ngesti, merujuk pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang menyebut pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki kewenangan terhadap perairan laut.

"Kami juga mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan TNI untuk menjaga laut Natuna Utara dari pencurian ikan oleh nelayan-nelayan China, Vietnam, Thailand, dan juga Malaysia," ujar Ngesti.



Kapal China ke Natuna, TNI Bersiaga:


Selanjutnya
Halaman
1 2