Kapolri Sambut Niat Ulama Bantu Tangkap Terorisme
Rabu, 23 Nov 2005 14:18 WIB
Bogor - Partisipasi sejumlah ulama dalam memberantas aksi terorisme disambut baik Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Ulama pun diharapkan menghapuskan ajaran sesat."Ini bagus sekali. Dengan keterlibatan masyarakat ini bisa membantu kepolisian dalam mengungkap terorisme, serta menghilangkan suatu ideologi atau ajaran sesat yang melibatkan anak-anak muda," kata Kapolri.Hal ini disampaikan dia usai acara peletakan batu pertama pembangunan gedung sarana dan prasarana pusat rehabilitasi korban narkoba di Desa Wates Jaya, Cijeruk Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/11/2005).Dalam kesempatan itu, Kapolri mengaku belum menemukan indikasi adanya aliran dana teroris."Setelah penangkapan satu orang yang bernama Abdullah Sonata pada Juli 2004, sampai kini belum ada indikasi ditemukan lagi," ujar Kapolri.Ketika ditanya mengenai Al Qaeda yang berbicara dengan Noordin M Top sebelum penggerebekan di Batu, Malang, Jawa Timur, Kapolri meminta semua pihak memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Noordin."Kita harapkan masukan siapa pun yang mengetahui Noordin M Top, dan kita menghendaki agar dia sadar menyerahkan diri, sehingga tidak timbul korban lagi, khususnya anak muda dan akan-anak kita. Saya yakin keluarga ingin Noordin menyerahkan diri," kata Kapolri.Menurut Kapolri, pengejaran Noordin tetap dilaksanakan dan dirinya telah memberi instruksi kepada daerah untuk mengejar dengan bebagai cara.
(aan/)











































