Kapolri Rahasiakan Kota yang Diduga Jadi Sarang Noordin M Top
Rabu, 23 Nov 2005 11:50 WIB
Jakarta - Meski telah mengikutsertakan tiga tersangka jaringan teroris untuk berburu Noordin M Top, Polri masih enggan menyebutkan tempat yang diduga menjadi persembunyian sahabat Dr Azahari itu."Saya kira tidak bisa kita sampaikan di sini," ungkap Kapolri Jenderal Pol Sutanto di sela seminar tentang Operasi Pemeliharaan Perdamaian PBB oleh Polri di Hotel Ambara, Jalan Iskandarsyah, Jakarta, Rabu (23/11/2005).Polri diduga sudah mengendus tempat persembunyian teroris kakap tersebut. Ini terbukti dari pernyataan otoritas polisi di Jawa Tengah yang yakin Noordin masih berkeliaran di wilayah kekuasaannya.Tiga tersangka teroris yang dilibatkan dalam pencarian Noordin adalah Muhammad Cholili alias Yahya Antoni alias Hanif, Abdul Azis alias Jaffar, dan Anif Sulchanudin. Ketiganya selama ini ditahan di Bali.Mengenai keterlibatan tiga tersangka teroris itu, Kapolri menegaskan lagi, hal itu dilakukan untuk mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan teroris lainnya. "Ya termasuk Noordin M Top yang selalu kita imbau untuk menyerahkan diri. Saya yakin keluarga pun ingin ia kembali," katanya. Misi PerdamaianMengenai seminar yang digelar Polri, Kapolri menyatakan, hal itu terkait dengan keterlibatan Polri dalam misi perdamaian, seperti di Namibia pada tahun 1989 dan tahun-tahun selanjutnya. Di mana Polri selalu mengirim kontingen perdamaian ke daerah konflik, seperti Afrika, Asia dan Eropa."Ini akan membahas sistem dan proses rekrutmen personel, konsep pelatihan sampai penempatan kontingen di daerah operasi," katanya.Selain itu juga akan dibahas menganai sarana police peacekeeping center. Meski baru baru wacana, Kapolri berharap sarana ini bisa dibangun di Mabes Polri, sehingga memberikan manfaat."Seminar ini tidak ada kaitannya dengan terorisme. Ini peran Polri dalam menggalang perdamaian di suatu negara yang sedang berkonflik, ternyata Polri sangat dibutuhkan keterlibatannya," kata dia.
(umi/)










































