Kemenhub Evakuasi Penumpang Kapal Bocor di Perairan Maluku

Nurcholis Maarif - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 11:27 WIB
Foto: Dok Kemenhub
Jakarta - Kapal penyeberangan KMP. Terubuk menuju Hunimua mengalami kebocoran. Peristiwa itu terjadi saat kapal baru berlayar sekitar 1,7 mil dari pelabuhan Waipirit Maluku, Kamis (2/1/2020) pukul 19.10 WIT.

Seluruh penumpang sebanyak 64 orang berhasil dievakuasi dengan selamat menggunakan sekoci kembali ke Pelabuhan Waipirit.

"Kapal KMP. Terubuk berangkat lebih awal dari jadwalnya guna mengantisipasi cuaca buruk dan angin kencang di Pelabuhan Waipirit. Namun, belum lama berlayar kapal tersebut mengalami kebocoran," jelas Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kairatu Ikra Buamona dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1/2020).


Hal itu diucapkannya usai memantau langsung proses evakuasi para penumpang kapal KMP. Terubuk milik PT. ASDP Indonesia tersebut.

Ikra menjelaskan, mengetahui kapalnya mengalami kebocoran, nakhoda kapal KMP. Terubuk mengambil keputusan untuk merubah arah mencari bibir pantai yang terdekat untuk menghindari resiko lebih besar. Pada pukul 20.00 WIT, kapal KMP. Terubuk kandas di pesisir Pantai Gemba kurang lebih 1 km dari pelabuhan Waipirit.

"Selanjutnya kami melakukan evakuasi penumpang dari kapal menggunakan sekoci atau liferaft yang ada di kapal dan Alhamdullilah 64 orang penumpang telah dievakuasi dengan selamat ke dermaga Pelabuhan Waipirit," jelas Ikra.

Selain mengangkut penumpang sebanyak 64 orang, kapal KMP. Terubuk juga mengangkut kru kapal sebanyak 10 orang, kendaraan roda 2 sebanyak 19 unit, roda 4 penumpang sebanyak 7 unit, roda 4 jenis kendaraan barang sebanyak 2 unit dan kendaraan Gol. V ( truk ) sebanyak 5 unit.


"Adapun kru kapal masih sebanyak 10 orang masih berada di atas kapal. Petugas UPP Kairatu masih bersiaga memantau dan memonitor kapal KMP. Terubuk serta menyebarkan informasi kepada kapal-kapal agar berhati-hati saat berlayar di dekat lokasi kejadian," ucap Ikra.

"Kami terus siaga dan akan melakukan penandaan navigasi untuk keselamatan pelayaran bagi kapal-kapal yang melintas di perairan tersebut," tutup Ikra.



Tonton juga video KKP Koordinasi ke Bakamla soal Kapal Asing Illegal Fishing di Natuna:

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)