Polisi Evakuasi Bayi Usia 14 Hari yang Terjebak Banjir Setinggi 3 Meter

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 22:44 WIB
Ilustrasi banjir (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Bayi bernama Wulan dievakuasi oleh polisi dari rumahnya yang terendam banjir di Jalan Kali Sunter, RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Saat proses evakuasi berlangsung, ketinggian air mencapai 3 meter merendam rumahnya.

Dalam tayangan video berdurasi satu menit yang dibagikan Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, tampak seorang polisi menaiki tangga lipat yang didirikan di atas perahu karet. Tangga itu disandarkan di tembok balkon lantai atas rumah yang tidak terjamah banjir.

Proses evakuasi Wulan.Proses evakuasi Wulan. (Foto: Screenshot video)


Sang ayah bayi yang berada di balkon menyerahkan Wulan ke polisi tersebut. Tubuh mungil Wulan lalu dioper lagi ke polisi lainnya yang menunggu di atas perahu karet.

"Aksi penyelamatan seorang bayi berusia dua minggu oleh Kabid Kesehatan Jasmani Korbrimob Kombes Djarot Wibowo didampingi Dansat Wanteror Kombes Joko serta tim," kata Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (2/1/2020).



Polisi yang berada di perahu karet kemudian menyerahkan Wulan kepada ibunya yang terlebih dahulu dievakuasi. Selama proses evakuasi, Wulan terus menangis.



Peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/1). Iqbal menuturkan evakuasi sempat terkendala tingginya debit air sehingga butuh beberapa untuk memastikan bayi Wulan dalam kondisi aman.

"Sedikit mengalami kesulitan dikarenakan tingginya debit air. Evakuasi yang memakan waktu hampir tiga jam," sambung Iqbal.

Bayi Wulan berhasil dievakuasi.Bayi Wulan berhasil dievakuasi. (Foto: Screenshot video)


Setelah dievakuasi menggunakan perahu karet, bayi Wulan langsung diberi penanganan medis oleh petugas kesehatan dari Brimob. Hal ini diperlukan untuk mengetahui menurun atau tidaknya kondisi kesehatan bayi Wulan yang sempat terjebak banjir bersama kedua orang tuanya. (aud/zak)