Komunitas Pecinta Hewan: Jangan Tinggalkan Peliharaan dalam Kondisi Banjir

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 08:33 WIB
Foto: Screenshot video
Jakarta - Ketua Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Benvika, mengimbau para pemilik hewan untuk tidak meninggalkan peliharaannya dalam kondisi banjir. Pria yang akrab disapa Iben ini juga mengimbau agar pemilik hewan yang meninggalkan rumah untuk liburan lebih dari sehari, agar tak meninggalkan peliharaannya dalam kondisi di dalam kandang atau terikat mengingat musibah banjir bisa datang kapan saja di musim hujan.

"Kalau pemilik rumah mengungsi, ya ungsikan juga semua yang bernyawa di rumahnya. Kami bisa memahami saat datang banjir besar mungkin pemiliknya juga panik, makanya memelihara hewan perlu kesadaran untuk menjaga hidup hewan itu juga, ini jadi pelajaran," kata Iben kepada detikcom, Kamis (2/1/2020).

"Kami imbau kepada para pemilik hewan untuk jangan mengikat atau menaruh hewan peliharaan di kandang saat meninggalkan rumah. Anjing itu bisa berenang, jadi dalam kondisi banjir, kalau dia tidak terikat atau dikandang, dia bisa berenang," lanjut Iben.


Iben menuturkan sudah banyak LSM perlindungan hewan yang melakukan rescue sejak Rabu (1/1) pagi. JAAN sendiri banyak menerima aduan pecinta hewan untuk menyelamatkan anjing dan kucing liar di jalanan yang menjadi korban banjir.

"Kita masih mendata, dari mulai pagi sebenarnya sudah ada permintaan untuk rescue. Beberapa NGO lain juga sudah mulai melakukan rescue. Kami baru terima laporan-laporan saja karena kita lihat apakah ini banjir yang tidak permanen dalam artian hitungan jam akan surut lagi," ucap Iben.

"Untuk korban anjing atau kucing atau peliharaan lainnya belum ada di JAAN, karena dari beberapa laporan hanya laporan tertulis tapi tidak disertai foto. Beberapa tahun yang lalu kita dapat laporan disertai foto anjing ada di atas atap atau di atas loteng, kalau jelas seperti itu baru kita rescue," lanjut dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3