Jakarta Banjir Lagi, Jokowi Kembali Beri Instruksi

ADVERTISEMENT

Round-Up

Jakarta Banjir Lagi, Jokowi Kembali Beri Instruksi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 06:16 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Alfi Kholisdinuka)
Jakarta - Banjir terjadi lagi di Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun kembali memberikan instruksi untuk mengatasi masalah banjir.

Jokowi pernah memberikan instruksi usai sejumlah lokasi di Jakarta digenangi air pada Selasa (17/12/2019). Jokowi meminta Pemprov DKI secara rutin membersihkan got agar air mengalir dengan lancar.

"Tapi juga sangat tergantung sekali banjir di Jakarta itu pembersihan got. Kemudian juga pelebaran dari Sungai Ciliwung yang sampai di Jakarta sudah menyempit," ujar Jokowi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (18/12/2019).


Jakarta Banjir Lagi, Jokowi Kembali Beri InstruksiBanjir di Kawasan Kebon Jeruk Jakbar (Foto: Ari Saputra-detikcom)


Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga berbicara tentang pengelolaan pintu air di Ibu Kota. Selain itu, pentingnya mengeruk waduk.

"Manajemen pengelolaan pintu air, termasuk pengerukan waduk-waduk di Jakarta, seperti Waduk Pluit dan lainnya," ujar Jokowi.

Jokowi juga mengatakan pemerintah pusat turun tangan mengendalikan banjir. Dua proyek bendungan tengah dibangun, yaitu Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kini, Jokowi kembali memberi instruksi usai Jakarta dan sekitarnya dikepung banjir usai hujan deras mengguyur sejak Selasa (31/12/2019) sore hingga Rabu (1/1/2020) siang. Dia menekankan keselamatan warga dalam menghadapi situasi bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya. Jokowi meminta pihak terkait, seperti BNPB, pemprov, dan SAR, bersinergi.

"Pertama, urusan banjir yang paling penting ini adalah yang berkaitan dengan keselamatan warga dinomorsatukan. BNPB, pemerintah provinsi, SAR, semuanya harus segera bergerak bersama-sama untuk memberikan rasa aman, memberikan keselamatan kepada warga yang terkena bencana banjir," ujar Jokowi di Gedung Agung Yogyakarta, dalam siaran pers dari Sekretariat Presiden.


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT