Lurah Petamburan, Parsiyo, mengatakan sebanyak 8 RW di wilayah yang dipimpinnya dilanda banjir akibat hujan yang berkesinambungan.
"Dari data sementara, ada 8 RW yang terdampak," kata Parsiyo sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (1/1/2020).
Delapan RW yang terkena dampak ialah RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 08, dan 09, yang termasuk juga dalam kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ketinggian banjir yang merendam kawasan permukiman itu pun beragam, dari selutut hingga sedada orang dewasa.
"Tapi rata-rata ketinggian 120 sentimeter," kata Parsiyo.
Parsiyo mengatakan masyarakat yang terkena dampak banjir dalam proses pendataan oleh para petugas Kelurahan Petamburan.
Pendataan itu berguna untuk menyiapkan tenda- tenda pengungsian bagi warga yang rumahnya terendam banjir itu.
"Iya tenda kita siapkan," kata Parsiyo.
Sejak Selasa (31/12/2019) sore hujan mengguyur Ibu Kota Jakarta secara merata hingga Rabu (1/1/2020) pagi.
Akibatnya, sejumlah permukiman dan jalan terendam oleh banjir dari selutut hingga setinggi dada orang dewasa. (asp/asp)











































