Dekranasda Jatim Gelar Lomba 3D Print Desain Berhadiah MacBook

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 19:26 WIB
Foto: Pemprov Jatim
Jakarta - Pada akhir tahun 2019, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jatim membuat gebrakan baru di dunia desain dengan mengadakan lomba desain produk menggunakan media 3D Printer bagi kalangan pelajar dan profesional. Dekranasda Jatim yang diketuai Arumi Bachsin bekerja sama dengan beberapa kampus di Jawa Timur dan SUBstitute Makerspace untuk menggaet pelaku dan praktisi desain beserta komunitas kreatif yang ada di Surabaya.

Hal ini sejalan dengan tema yang diusung yaitu Kebersiapan pemuda/pemudi Jawa Timur menghadapi era 4.0 dengan teknologi cetak 3D. Adapun lomba 3D Print Desain ini dimulai dengan masa pendaftaran pada 12-31 Desember 2019 dan masa penjurian pada 1-5 Januari 2020.

Rangkaian diakhiri dengan hari eksibisi karya 3D Print pada 16 Januari 2020 dan malam penganugerahan. Ada juga talkshow oleh para pakar desain dan teknologi pada 17 Januari 2020 yang akan terbuka untuk umum dan berlokasi di Geco Coworking di Komplek AJBS World.


Menurut Direktur SUBstitute Makerspace Ratu Fitri, kegiatan ini merupakan perwujudan nyata akan upaya pemerintah provinsi untuk berkolaborasi dengan komunitas dan ruang kreatif yang sedang tumbuh subur.

"Dan juga bukti bahwa pemerintah provinsi bisa jeli melihat perkembangan terbaru teknologi yaitu 3D Print ini yang ternyata bisa membantu di dunia desain," ucap Ratu, dalam keterangan tertulis, Selasa (31/12/2019).

Sedangkan menurut Riyan Kaizir yang juga dari SUBstitute Makerspace, sebenarnya teknologi 3D print ini bisa memberikan kemudahan untuk membuat prototype suatu produk sebelum diproduksi secara massal karena bahannya yang sangat terjangkau secara ekonomi.

"Teknologi 3D print ini juga mampu membantu individu untuk membuat produk yang di-custom sesuai dengan kebutuhan dirinya sendiri. Lebih jauh lagi, teknologi 3D print ini bisa membantu teman disabilitas seperti yang dilakukan oleh Djoko Kuswanto dari ITS yang saat ini sedang membuat kaki prostetik dengan bantuan 3D Print," ucapnya.

Sebagai informasi, kegiatan lomba desain dengan menggunakan 3D Print ini rencananya akan dijadikan sebagai sebuah event tahunan. Kriteria yang dijadikan penilaian pada lomba ini antara lain tingkat kreativitas dan inovasi produk, tingkat kualitas prototype yang dicetak 3D, dan tingkat keefisienan biaya yang dikeluarkan.


Adapun yang bertindak sebagai juri pada lomba kali ini adalah Djoko Kuswanto dari Desain Produk ITS, Riyan Kaizir dari SUBstitute Makerspace, Harry Mawardi dan Riana Setia S selaku pakar industri kreatif dari IDDC. Sedangkan hadiah yang ditawarkan bagi para pemenang antara lain 3D Printer, MacBook, dan kamera DSLR. (akn/ega)