Coast Guard China Masuk ZEE Indonesia, Negara Diminta Hadir di Natuna

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 11:38 WIB
Hikmahanto Juwana (ari/detikcom)
Jakarta - Kapal Coast Guard China memasuki ZEE Indonesia di perairan Natuna beberapa waktu lalu. Langkah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang melakukan protes diplomatik ke Pemerintah China dan memanggil Dubes China untuk Indonesia pun dinilai sudah tepat.

"Apa yang dilakukan oleh Kemlu sudah tepat. Namun perlu dipahami sebanyak-banyaknya protes diplomatik oleh Kemlu tidak akan berpengaruh pada aktifitas para nelayan dan Coast Guard China memasuki wilayah ZEE Indonesia di Natuna," kata ahli hukum internasional, Prof Hikmahanto Juwana kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).



Kendati demikian, Hikmahanto mengatakan, langkah tersebut tidak akan berpengaruh signifikan. Sebab, menurut dia, China menganggap ZEE Natuna tidak dianggap ada. Justru yang dianggap ada adalah wilayah penangkapan ikan tradisional nelayan China.

"Oleh karenanya China akan terus melindungi nelayan-nelayan China untuk melakukan penangkapan ikan yang diklaim Indonesia sebagai ZEE Natuna," ujar guru besar Universitas Indonesia itu.

Bahkan, kata Hikmahanto menegaskan, Coast Guard China akan mengusir dan menghalau nelayan-nelayan Indonesia yang melakukan penangkapan ikan. Oleh karenanya yang dibutuhkan tidak sekedar protes diplomatik oleh pemerintah Indonesia, tetapi kehadiran secara fisik otoritas perikanan Indonesia di ZEE Indonesia.

"Mulai dari KKP, TNI AL dan Bakamla," ujar Hikmahanto.
Selanjutnya
Halaman
1 2