PBNU Minta Warga Tak Terpancing Aksi Viral Pria Injak Al-Qur'an di Garut

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 07:41 WIB
Foto: Ketua PBNU Robikin Emhas (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Foto seseorang yang diduga berasal Kabupaten Garut injak Al-Qur'an viral di media sosial. PBNU meminta masyarakat tidak terpancing dengan aksi pria tersebut.

"Masyarakat jangan terpancing. Jangan ambil tindakan di luar hukum yang justru menodai ajaran Islam itu sendiri," kata Ketua PBNU Robikin Emhas kepada wartawan, Selasa (31/12/2019).



Robikin mengaku bersyukur polisi bertindak cepat untuk menanganinya. Dia meminta masyarakat percaya terhadap polisi untuk menindak sang pelaku.

"Alhamdulillah polisi sigap melakukan penanganan. Kita percayakan pengungkapan peristiwanya kepada polisi. Supaya dilakukan penyelidilan secara transparan dan akuntabel," ujar dia.



Menurut Robikin, polisi wajib memburu pelaku yang diduga menginjak Al-Qur'an. Jika kabar viral itu adalah hoax, maka polisi diminta mencari pelaku yang membuat kabar bohong.

"Jika berdasar hasil penyelidikan peristiwa dimaksud merupakan tindak pidana, tentu kita semua sedih. Polisi wajib menindak pelakunya. Namun jika apa yang beredar di medsos tersebut adalah hoaks, polisi perlu memburu pembuat hoaksnya," ucap dia.




Tonton juga video Geger Alquran Disobek-sobek di Tasikmalaya: