"Tujuh rumah hanyut terbawa arus banjir bandang dan 73 unit rumah lainnya rusak ringan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, kepada wartawan, Senin (30/12/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 73 unit rumah warga rusak ringan. Adapun jembatan air Mulak terputus akibat diterjang banjir.
"Sejumlah bangunan, seperti kantor camat, gedung PAUD, dan musala juga rusak diterjang banjir bandang yang disebabkan oleh faktor intensitas curah hujan yang tinggi," papar Agus.
Data sementara yang diperoleh BNPB, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang ini. Total kerugian juga belum bisa dilaporkan.
Agus menuturkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat sudah terjun ke lokasi bencana untuk melakukan asesmen dan pembersihan puing-puing bangunan. TNI dan Polri ikut terlibat dalam proses penanganan bencana di Lahat. (idn/jbr)











































