Kapolda Kalsel: Angka Kecelakaan Tahun 2019 Naik, Korban Tewas 375 Orang

Muhammad Risanta - detikNews
Senin, 30 Des 2019 21:55 WIB
Kapolda Kalsel, Irjen Yazid Fanani. (Foto: muhammad risanta/detikcom)
Banjarmasin - Angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kenaikan selama tahun 2019. Disebutkan, kecelakaan lalu lintas meningkat karena rendahnya kesadaran berlalu lintas dari pengendara.

Berdasarkan data Direktorat Lalulintas Polda Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 523 kasus kecelakaan pada tahun 2019. Dibandingkan dengan tahun 2018, angka kecelakaan hanya 485 kasus.

"Ini yang menjadi perhatian kita semua, bahwa kecelakaan lalu lintas terjadi kenaikan yang signifikan. Sebagian besar korban tewas dari kecelakaan lalu lintas warga biasa hingga berprofesi sebagai karyawan swasta, wiraswasta dan pelajar. Korban meninggal ada 375 orang, sementara luka berat sebanyak 113 orang, lain halnya dengan luka ringan ada sebanyak 753," kata Kapolda Kalsel, Irjen Yazid Fanani, kepada awak media di Aula Rupatama, Mapolda Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Senin (30/12/2019).



Yazid menuturkan, akibat kejadian sepanjang tahun 2019 kerugian material mencapai Rp 2,7 miliar. Pada tahun lalu hanya Rp 1,2 miliar.

Yazid menambahkan, banyak faktor yang mempengaruhi tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kalsel, salah satunya ketidakdispilinan pengendara.

Data Ditlantas Polda Kalsel, menurut Yazid, kebanyakan yang menjadi korban adalah para pengendara roda dua. Tinggi angka kecelakaan tersebut juga dipicu kesenangan para pengendara nyelonong ke jalur cepat dan jalur khusus mobil.



"Sementara itu, sepeda motor masih menjadi jenis kendaraan yang berkontribusi paling banyak dalam kecelakaan lalu lintas. Karenanya ini jadi atensi Ditlantas Polda Kalsel bagaimana bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan. PR buat kita di tahun 2020," ujar Yazid. (idn/idn)