Round-up

Papua Nugini, Tutup Pintumu untuk KKB!

Tim detikcom - detikNews
Senin, 30 Des 2019 21:33 WIB
Ilustrasi patroli gabungan di perbatasan. (Pradita Utama/detikcom)
Jayapura - TNI yang bertugas dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) terlibat baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Keerom, Papua. Peristiwa itu membuat 1 anggota TNI gugur dan 1 anggota terluka.

Usai peristiwa itu, TNI berkoordinasi dengan konsulat RI di Papua Nugini (PNG). TNI meminta PNG menutup pintu keluar-masuk perbatasan dengan RI karena berdekatan dengan lokasi baku tembak. Disinyalir pintu-pintu itu dimanfaatkan KKB sebagai jalur keluar usai 'mengacau' di Bumi Papua.



"Saat ini tengah kordinasi dengan konsulat RI di PNG untuk melakukan penutupan pintu keluar-masuk RI-PNG," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto saat dimintai konfirmasi, Senin (30/12/2019).

Permintaan penutupan pintu keluar-masuk di perbatasan dilakukan untuk mencegah larinya pelaku ke PNG. Baku tembak KKB dengan Satgas Pamtas di Keerom, Papua, mengakibatkan satu anggota TNI Serda Miftachur Rohmat, gugur.

Selanjutnya
Halaman
1 2