ADVERTISEMENT

Sekjen MUI Imbau Pemprov Aceh Cabut Larangan Pengajian Selain Mazhab Syafi'i

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 30 Des 2019 18:41 WIB
Foto: Sekjen MUI Anwar Abbas. (Rahel-detikcom)
Jakarta - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyesalkan langkah Pemprov Aceh yang melarang pengajian selain ahlusunah waljamaah yang bersumber dari mazhab Syafi'i. Anwar mengimbau surat edaran larangan tersebut dicabut.

"Surat edaran nomor 450/21770 yang dikeluarkan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah pada Jumat 13 Desember yang melarang pengajian agama selain mazhab syafi'iyah benar-benar sangat disesalkan karena tidak mencerminkan kearifan dan toleransi yang merupakan ciri dan watak bangsa dan umat Islam Indonesia serta mayoritas rakyat Aceh sendiri," kata Anwar dalam keterangannya, Senin (30/12/2019).



Anwar mengatakan surat edaran tersebut perlu dicabut dalam rangka mewujudkan kehidupan keagamaan di Indonesia yang damai. Menurut dia, umat muslim harus saling menghargai.

"Untuk itu MUI menghimbau pemerintah Aceh untuk bersikap lebih mengedepankan kebersamaan dan mencabut surat edaran tersebut agar di Aceh dan di seluruh tanah air akan tercipta kehidupan keagamaan yang sejuk aman dan damai karena di antara kita sebagai sesama muslim ada rasa toleransi dan saling pengertian yang tinggi," sambung Anwar.


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT