BPRD DKI Klaim Sudah Usul Penertiban Sebelum Reklame di Cengkareng Roboh

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 29 Des 2019 06:00 WIB
Foto: Kadek/detikcom
Jakarta - Polisi mengatakan telah mengirim laporan kepada Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta untuk membongkar reklame di Cengkareng sebelum roboh. BPRD DKI mengaku pihaknya juga sudah mengusulkan penertiban reklame itu sebelum reklame itu roboh dan menewaskan 1 orang.

"Terhadap papan reklame yang roboh di Cengkareng, info dari petugas kami di (Jakarta) Barat diketahui sudah tidak ada tayangannya saat ini, dan kami juga sudah mengusulkan untuk dilakukan penertiban sebelumnya. Satpol PP sebagai ketua tim penertiban dan pengawasan reklame dan sekarang untuk penyelesaian masalah reklame ini sedang dikoordinasikan penyelesaiannya oleh seluruh unsur di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Kepala Humas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta, Mulyo Sasongko, saat dihubungi, Sabtu (28/12/2019).

Dia mengatakan BPRD hanya memungut pajak reklame yang tayang di Jakarta. Menurutnya, fungsi pengawasan konstruksi reklame tidak berada d BPRD.

"Untuk penyelenggaraan reklame, BPRD hanya memungut pajak reklame yang tertayang. Kami tidak bertugas untuk pengawasan konstruksi bangunan reklame nya," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2