Viral Taruna Ditampar Senior, Ini Penjelasan SMK Pelayaran Malahayati Jakut

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 28 Des 2019 21:27 WIB
Foto: Screenshot video Facebook Erna Guchi
Jakarta - Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan taruna senior sedang menampar pipi taruna junior di SMK Pelayaran Malahayati, Jakarta Utara. Pihak sekolah membenarkan video yang diunggah di Facebook itu.

Dilihat detikcom pada Sabtu (28/12/2019), video itu diunggah pada Senin (23/12) oleh pemilik akun Facebook Erna Guchi. Video itu memperlihatkan beberapa orang taruna junior berbaris di depan kelas secara berjejer. Kemudian taruna senior secara bergantian memukuli pipi taruna junior itu. Video itu berdurasi sekitar 29 detik.

Pada Selasa (24/12), pihak sekolah kemudian merespons video viral tersebut. Berdasarkan surat yang diterima detikcom, Kepala SMK Pelayaran Malahayati, Hendra Apriyanto, membenarkan kejadian tersebut.



"Telah terjadi tindakan kekerasan pemukulan taruna tingkat XI dan XII terhadap teruna tingkat X yang direkam pelaku pemukulan dan beredar di masyarakat," begitu bunyi surat yang ditandatangani oleh Kepsek Hendra.

Setelah menerima laporan tindakan kekerasan itu, pihak sekolah kemudian memanggil siswa-siswa yang ada di video itu. Kedua belah pihak pun dimediasi.

"Menindaklanjuti kejadian tersebut, SMK Pelayaran Malahayati telah melakukan pemanggilan terhadap taruna berserta yang terlibat dalam video kekerasan tersebut, dan telah dilakukan pertemuan pada hari Selasa, tanggal 24 Desember 2019," kata dia.

"Pada pertemuan tersebut telah dilakukan pertemuan, mediasi, dan klarifikasi dari masing-masing pihak dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan," tegas Hendra.

Surat Kepala Sekolah SMK Pelayaran Malayahati Surat Klarifikasi Kepala Sekolah SMK Pelayaran Malahayati




Hendra mengatakan taruna senior itu akan dikenai sanksi sesuai dengan Pergub DKI Nomor 86 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan bagi peserta didik. SMK Malahayati juga akan berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut untuk membina taruna tersebut.

"SMK pelayaran Malahayati akan bekerja sama dengan TNI AL dalam rangka pelatihan, pengawasan, dan pembinaan serta memberikan sanksi terhadap pelaku tindak kekerasan, sehingga ke depannya tidak terulang kembali di lingkungan sekolah," katanya. (lir/idh)