Keluarga Belum Berencana Urus Jenazah Arman Alias Agus Puryanto

Keluarga Belum Berencana Urus Jenazah Arman Alias Agus Puryanto

- detikNews
Selasa, 22 Nov 2005 14:08 WIB
Solo - Pihak keluarga belum berencana mengurus jenazah Agus Puryanto alias Arman. Alasannya, hingga saat ini belum ada rapat keluarga yang memutuskannya. Selain itu pihak kepolisian juga belum memberitahu secara resmi kepada keluarga bahwa Arman tidak lain adalah Agus. Hal tersebut diutarakan oleh Dwi Hastanto, paman Agus. Dwi adalah adik kandung Suratmi, ibu dari Agus. Selama ini Dwi bekerja di percetakan milik Affandi Mustofa yang juga kakak iparnya karena Wiwik Partiayani, istri Affandi, adalah kakak kandungnya. Dwi ditemui di rumah Affandi di Jalan Gatotkoco No 11, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Selasa (22/11/2005). Sedangkan dengan alasan istirahat, Affandi tidak bersedia menemui wartawan. Menurut Dwi, hingga saat ini orangtua Agus di Ngawi maupun kerabat di Solo belum mengadakan pertemuan yang membahas tentang pengurusan jenazah tersebut. Seperti diketahui, Kapolri Jendral Polisi Sutanto telah mempersilakan jika keluarga hendak mengambil potongan jenazah Agus yang tersisa pasca peledakan bom bunuh diri saat disergap di Malang. "Keluarga baik yang di Ngawi maupun di Sukoharjo ini juga belum mendapat pemberitahuan resmi dari polisi apakah mayat yang ditemukan (di Malang) itu benar-benar mayat Agus. Kami juga belum menerima pemberitahuan agar mengambil jenazah itu untuk dibawa pulang. Karena itu saya belum bisa memberkan keterangan lebih lanjut," kata Dwi kepada wartawan. "Kami sudah kontak ke personel Densus 88 yang beberapa saat lalu datang ke rumah ini. Kata anggota Densus itu kepastian tentang identifikasi jenazah akan diumumkan secara resmi besok (Rabu -red). Kami menunggu saja dulu, setelah ada keterangan resmi baru itu kita bicarakan," lanjutnya. Dwi juga menambahkan, karena belum ada kepastian secara resmi itu maka hingga saat ini keluarga belum membicarakan pengurusan jenazah itu. Dengan demikian maka belum bisa dipastikan apakah ada keluarga yang hendak berangkat ke Jakarta atau tidak untuk keperluan tersebut. Kalaupun benar jenazah itu adalah Agus Puryanto, lanjutnya, nantinya keluarga juga akan membahas juga tentang biaya yang diperlukan untuk mengurusnya ke Jakarta. Alasannya karena orangtua Agus di Ngawi secara ekonomi merupakan keluarga petani yang kurang berada. "Kalau misalnya seluruh biaya pengurusan jenazah itu harus ditanggung pihak keluarga maka kami perlu merapatkan lagi cara mendapatkannya. Keberadaan Agus di rumah Mas Affandi ini hanya menumpang selama sekolah hingga kuliah. Biaya sekolahnya pun ditanggung Mas Affandi. Apa selanjutnya juga akan memberati lagi. Ini perlu dirapatkan," lanjutnya. (nrl/)


Berita Terkait