Analisis BMKG Soal Pergerakan Topan Phanfone di Wilayah RI Jelang Tahun Baru

Wilda Hidayatun Nufus - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 15:12 WIB
Foto: Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - BMKG memperkirakan Topan Phanfone di Filipina yang keberadaannya kini dekat dengan perbatasan wilayah utara Indonesia masih akan berlangsung hingga 4 hari ke depan. Namun, BMKG mengatakan badai tersebut tak akan memberi dampak signifikan terhadap cuaca di Indonesia.

"Phanfone ini posisi sudah di sebelah barat Filipina dengan kekuatan pergerakan lebih 40,0 ke arah barat laut dari posisi semula. Jadi kalau kita lihat utara selatan ini nantinya akan menjauh dari kondisi atau dari lokasi indonesia," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG R Mulyono Rahadi Prabowo di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2019).



Mulyono menjelaskan, posisi Topan Phanfone sendiri saat ini masih berada di laut. Karena itu, menurut dia, badai tersebut masih akan terus bergerak ke arah barat laut dari Filipina atau 1.000-1.200 km sebelah utara Kalimantan Utara.

"Phanfone yang terjadi saat ini masih akan bisa berlangsung karena posisinya masih di laut. Artinya masih bisa akan tumbuh dan bergerak pada 3-4 hari ke depan dan pegerakannya pada umumnya pada arah ke barat laut menyusul posisi awal saat ini di sebelah barat Filipina. Kurang lebih 1.000-1.200 km sebelah utara Kalimantan Utara," jelasnya.



Tonton juga video BMKG Prediksi Tahun Baru 2020 Diguyur Hujan:


Selanjutnya
Halaman
1 2