Luar Biasa! Hakim Agung Ini Tetap Bekerja Meski Hidung Masih Dililit Selang

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 14:47 WIB
Foto: Hakim agung Prof Takdir Rahmadi (ari/detikcom)
Jakarta - Dengan jalan tegap, hakim agung Takdir Rahmadi mengikuti jumpa pers pemaparan akhir tahun 2019 Mahkamah Agung (MA). Ketua Muda MA bidang Pembinaan itu tetap serius mengikuti acara meski selang masih melilit hidungnya.

Tampak selang menempel di hidung lalu melingkar turun ke pipi dan ke bagian belakang kepala bagian kiri. Selang kemudian melilit turun ke bahu kanan dan menjuntai ke bagian bawah.

Tampak rambutnya memutih total, jauh berbeda dengan rambut hitamnya yang masih tampak beberapa waktu lalu lalu.

Selepas acara jumpa pers, Takdir kembali ikut mengikuti peresmian museum di MA setelah slata Jumat. Takdir juga tampak masih menggunakan alat tersebut.
Luar Biasa! Hakim Agung Ini Tetap Bekerja Meski Hidung Masih Dililit SelangFoto: Hakim agung Prof Takdir Rahmadi (ari/detikcom)

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, dia mengatakan alat yang digunakan Takdir merupakan alat bantu untuk mencerna makanan.

"Itu alat untuk memasukkan makanan. Karena untuk mengunyah beliau itu kan masih belum boleh. Jadi makanan-makanan disuntikkan lewat itu. Di kerongkongkongan sini kan ndak boleh kena makanan, ndak boleh kelewatan. Jadi ini harus disembunyikan. Dimasuki selang supaya langsung ke perut," kata Abdullah kepada detikcom di sela-sela acara di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (27/12/2019).


Abdullah mengaku tidak bisa menjelaskan secara spesifik alasan menggunakan alat tersebut. Dia juga tidak bisa memastikan, apakah penggunaan alat tersebut dikarenakan adanya penyakit atau tidak.

"Kata dikatakan penyakit iya ya iya. Bukan ya bukan. Itu hanya pandangan orang awam. Tapi bukan pandangan medis. Kalau pandangan medis itu ada istilahnya. Saya nggak tahu. Jadi kalau toh kanker pasti orang nggak sesehat ini. Saya tidak bisa menyatakan itu bukan tidak (kanker). Saya bukan dokter," ungkapnya.


Tonton juga Refleksi 2019, Ketua MA Klaim Masyarakat Percaya Lembaga Peradilan :


Selanjutnya
Halaman
1 2