Aliran Dana Teroris Terus Ditelusuri Polri
Selasa, 22 Nov 2005 12:27 WIB
Jakarta - Aliran dana teroris mulai terkuak. Mabes Polri pun berjanji akan terus mengejar jaringan teroris yang telah menghancurleburkan sejumlah tempat di Indonesia."Kita kejar jaringan teroris itu. Mereka kan terima dana dari jaringan di luar negeri dan diterima oleh jaringan di sini untuk peledakan bom-bom," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto.Hal ini disampaikan dia usai rapat koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintahan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (22/11/2005).Meski begitu, Kapolri yakin aliran dana tersebut di Indonesia sudah benar-benar terputus sejak ditangkapnya Abdullah Sonata, kelompok gembong teroris Dr Azahari Husin yang ditangkap Juni 2004 lalu."Untuk di Indonesia sudah tidak ada, sebab dia (Sonata) sudah tertangkap, sehingga terputus. Mereka sekarang kesulitan dana sejak tertangkapnya dia pada Juni 2004," kata Kapolri.Karena itu, untuk menguak seluruh sumber dana teroris, Kapolri kini menjalin kerjasama dengan sejumlah instansi pemerintah, perbankan dan PPATK. "Sebab mereka (teroris) itu kan menggunakan kurir. Kurir mereka terputus. Sekali kirim, ganti kurir lagi. Sekarang kita masih lihat, tapi sepertinya belum ada kurir lagi, karena mereka sekarang kehabisan dana," tutur Kapolri.
(umi/)











































