Sempat Buron, WN China Bos Fintech Ilegal di Jakut Ditangkap Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 12:50 WIB
Rilis penangkapan dua warga negara China bos fintech ilegal di Jakut (Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Dua orang WN China yang merupakan bos PT Barracuda, perusahaan financial technology (fintech) ilegal di Jakarta Utara, ditangkap polisi. Kedua pelaku, yakni OL dan TD, sebelumnya dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi.

"(Polres Jakarta Utara) telah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka DPO, yakni Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama PT BR," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya Jalan Yos Sudarso Nomor 1, Rawabadak Utara, Koja, Kota Jakarta Utara, Jumat (27/12/2019).



Keduanya ditangkap di wilayah Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (26/12) malam. Keduanya saat ini ditahan polisi.

Sebelumnya, polisi membongkar praktik fintech atau pinjaman online 'Vega Data' dan 'Barracuda Fintech' di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam kasus ini, polisi menangkap tiga orang tersangka, yakni seorang WN China bernama Mr Lie selaku direksi PT Vega Data dan 2 WNI berinisial DS sebagai debt collector dan AR sebagai supervisor. Ketiganya ditangkap di ruko kawasan Pluit Village, Jakarta Utara, pada Jumat (20/12) siang.

"Ini ilegal karena tidak terdaftar di OJK, yang merupakan lembaga pengawas terhadap kegiatan seperti ini," jelas Budhi.

Selanjutnya
Halaman
1 2