Jelang Aksi Bela Muslim Uighur, 3 Water Cannon Siaga di Kedubes China

Yoki Alvetro - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 11:35 WIB
Polisi memasang pagar berduri di depan Kedubes China (Yoki Alvetro/detikcom)
Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) beserta sejumlah ormas Islam lain akan menggelar aksi di Kedutaan Besar (Kedubes) China terkait kekerasan terhadap muslim Uighur. Polisi sudah bersiaga melakukan penjagaan di depan Kedubes China.

Pantauan detikcom, Jumat (27/12/2019), tampak polisi telah memasang kawat berduri di depan Kedubes China. Tiga unit mobil water cannon disiagakan di lokasi.


Water cannon disiagakan di lokasiWater cannon disiagakan di lokasi (Yoki Alvetro/detikcom)

Kapolres Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Bastoni Purnama, mengatakan ada 700 personel kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi demo. Dia mengatakan massa akan mulai aksi demo setelah salat Jumat.

"Ada sekitar 700 personel mengamankan unjuk rasa. Kami imbau aspirasi disampaikan dengan tertib dengan aman, karena perekonomian strategis, perkantoran, perbelanjaan agar tidak terganggu," kata Bastoni di lokasi, Jl Dr Ide Anak Agung Gde Agung, Setia Budi, Jaksel.


Terkait adanya aksi demo, Jl Dr Ide Anak Agung Gde Agung akan ditutup sehingga lalu lintas dari Stasiun Tebet di Jl Prof Dr Satrio tidak dapat berbelok ke arah Mega Kuningan.

Ada 700 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksiAda 700 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi (Yoki Alvetro/detikcom)Ada 700 personel yang dikerahkan untuk mengamankan aksi (Yoki Alvetro/detikcom)

Sebelumnya diberitakan, FPI bersama ormas lain berencana menggelar demo di depan Kedubes China. Mereka mengecam tindakan China terhadap muslim Uighur di Xinjiang, China.


"Kami dari berbagai ormas Islam mengecam dan mengutuk keras tindakan zalim rezim komunis China terhadap saudara muslim Uighur kita dan akan melakukan aksi nasional di depan kedubes China atau Tiongkok pada hari Jumat, 27 Desember 2019, pukul 13.00 WIB, bakda salat Jumat," kata Ketum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis dalam konferensi pers di Jalan Mesjid 1, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/12). (jbr/aan)