Ratna Merasa Dipenjarakan Jokowi, Stafsus Presiden Bicara Penegakan Hukum

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 27 Des 2019 08:58 WIB
Ratna Sarumpaet (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Stafsus Presiden, Dini Shanti Purwono menepis anggapan Ratna Sarumpaet yang merasa Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah pihak yang memenjarakannya. Dini menekankan bahwa Ratna dipenjara karena terbukti menyebar informasi bohong alias hoax.

"Beliau (Ratna Sarumapet) kan dipenjara karena terbukti melakukan tindak pidana hoax. Jadi, tidak ada urusan dengan Presiden Jokowi. Itu semata-mata proses penegakan hukum," kata Dini kepada wartawan, Kamis (26/12/2019).

Dini Shanti PurwonoDini Shanti Purwono. (Foto: dok. Pribadi)


Ratna sebelumnya berharap Presiden Jokowi kapok memenjarakannya. Dia juga mengaku akan tetap mengkritik pemerintah.

Dini menyebut pemerintah menunggu kritik dari Ratna. Menurutnya, kritik Ratna diperlukan agar pemerintah bisa mengevaluasi diri.

"Kalau soal kritik yang baik, konstruktif, sangat diperbolehkan. Itu justru penting dalam kita hidup berdemokrasi. Justru ditunggu kritik, masukan, usulan yang baik dari rakyat agar pemerintah bisa terus melakukan evaluasi dan menjadi lebih baik dari hari ke hari," jelas stafsus presiden bidang hukum itu.