Terlibat Terorisme Poso, IP dan YS Dibawa ke Jakarta
Selasa, 22 Nov 2005 11:28 WIB
Palu - IP dan YS, dua warga Poso, Sulawesi Tengah, yang diduga terlibat sejumlah aksi-aksi kekerasan yang tergolong terorisme di Poso, Selasa (22/11/2005) siang ini akan dibawa ke Mabes Polri di Jakarta.Kepastian atas dua orang itu disampaikan Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriadi di Poso, Selasa (22/11/2005). Menurutnya, IP dan YS diduga terkait serangkaian aksi terorisme di Poso Kota dan sekitarnya. Namun Rudi tidak menjelaskan keduanya terkait kasus apa. Yang jelas mereka diduga kuat sebagai pelaku sejumlah aksi terorisme di kabupaten yang dilanda huru hara sosial sejak 1998 itu."Baiknya Anda tanya ke Mabes Polri, sebab yang menangani itu langsung Bareskrim Mabes Polri," sebut Rudi.Berdasar informasi, kedua orang ini ditangkap Senin (21/11/2005) pukul 18.00 Wita, di wilayah Kecamatan Poso Kota. Saat ditangkap tim gabungan Mabes Polri, Polda Sulteng dan Polres Poso, mereka tidak melakukan perlawanan. Gorries Pimpin Tim Khusus PolriWakil Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Gorries Mere sejak Senin (21/11/2005) kemarin telah berada di Poso. Kedatangan orang kedua di Bareskrim Mabes Polri ini dalam kaitan dengan pengungkapan sejumlah aksi terorisme di Poso. Jenderal yang memimpin penyergapan Azsahari ini akan bergabung dalam Satuan Tugas Inpres 14-05, satgas yang dibentuk untuk penyelesaian kasus Poso secara komprehensif. Satgas itu akan dibawa koordinasi Kantor Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan. Selain itu, ia mendapat tugas memimpin tim gabungan Mabes Polri, Polda Sulteng dan Polres Poso. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Rais Adam membenarkan adanya tim khusus ini. "Tugas mereka untuk mengungkapkan sejumlah kasus terorisme di Sulteng, khususnya di wilayah Kabupaten Poso dan Kota Palu," demikian Rais di Polda Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Palu Timur.
(nrl/)











































