Zikir Menjelang Tidur, Ini Bacaan-bacaannya

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 26 Des 2019 19:00 WIB
Foto: iStock/Zikir Menjelang Tidur, Ini Bacaan-bacaannya
Jakarta - Sebelum tidur, ada beberapa adab dalam Islam. Seperti berwudhu hingga membaca puji-pujian kepada Allah SWT yang diucapkan berulang-ulang atau berzikir menjelang tidur. Apa saja bacaannya?

Membaca zikir sebelum tidur bertujuan agar kita mendapat berkah, dapat ketenangan, dan selamat dari gangguan selama tidur. Berikut zikir menjelang tidur:

1. Membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas. Hal ini sesuai dengan HR. Al-Bukhari bersama Fathul Baarii 9/62 dan Muslim 4/1723).

2. Membaca ayat kursi. Barangsiapa yang membacanya ketika dia merebahkan dirinya di tempat tidurnya maka sesungguhnya akan senantiasa ada baginya dari sisi Allah yang akan menjaganya dan setan tidak akan mendekatinya sampai Subuh. (HR. Al-Bukhariy bersama Fathul Baarii 4/487).

3. Membaca surat Al-Baqarah ayat 285-286. Barangsiapa yang membaca dua ayat ini pada malam hari maka dua ayat ini akan mencukupinya. (HR. Al-Bukhari bersama Fathul Baarii 9/94 dan Muslim 1/554)

4. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian bangkit dari tempat tidurnya kemudian kembali lagi maka kibaslah atau bersihkanlah tempat tidurnya tersebut dengan ujung kain/sarungnya tiga kali dan sebutlah nama Allah. Karena sesungguhnya dia tidak tahu apa yang menggantinya setelah dia meninggalkannya. Dan apabila dia berbaring (hendak tidur) maka ucapkanlah:


بِاسْمِكَ رَبِّيْ وَضَعْتُ جَنْبِيْ، وَبِكَ أَرْفَعُهُ، فَإِنْ أَمْسَكْتَ نَفْسِيْ فَارْحَمْهَا، وَإِنْ أَرْسَلْتَهَا فَاحْفَظْهَا بِمَا تَحْفَظُ بِهِ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ


"Dengan nama-Mu, Ya Tuhanku, aku meletakkan lambungku, dan dengan nama-Mu pula aku mengangkatnya. Maka jika Engkau menahan jiwaku (ruhku) maka rahmatilah dia. Dan jika Engkau melepaskannya maka jagalah dia dengan sesuatu yang Engkau jaga dengannya hamba-hamba-Mu yang shalih." (HR. Al-Bukhariy 11/126 dan Muslim 4/2084).




5. Membaca:


اللَّهُمَّ إِنَّكَ خَلَقْتَ نَفْسِيْ وَأَنْتَ تَوَفَّاهَا، لَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا، إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا، وَإِنْ أَمَتَّهَا فَاغْفِرْ لَهَا، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ


"Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah menciptakan jiwaku (ruhku) dan Engkaulah yang mewafatkannya. Milik Engkaulah mati dan hidupnya. Jika Engkau menghidupkannya maka jagalah dia dan jika Engkau mematikannya maka ampunilah dia. Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu keselamatan." (HR. Muslim 4/2083 dan Ahmad 2/79, dan lafazh hadits ini miliknya)


6. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila ingin tidur maka Beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya kemudian membaca:


اللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ


"Ya Allah, lindungilah aku dari 'adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu." Dibaca tiga kali. (HR. Abu Dawud 4/311 dan ini lafazhnya, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/143).