Kritik Kampus Diadili, Ribuan Orang Minta Dosen Unsyiah Aceh Dibebaskan

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 26 Des 2019 10:15 WIB
Thomas White (Foto: dok. Reuters)
Banda Aceh - Dosen Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Saiful Mahdi tengah diadili di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh karena mengkritik kampusnya. Kritik itu diutarakan di grup WhatsApp alumni Unsyiah.

Saiful Mahdi menulis:

Innalilahi wa innailaihi rajiun. Dapat kabar duka matinya akal sehat dalam jajaran pimpinan FT Unsyiah saat tes PNS kemarin. Bukti determinisme teknik itu sangat mudah dikorup.

Kritik itu membuat telinga sang dekan, Taufiq Saidi, panas. Taufiq mempolisikan Saiful dengan UU ITE. Saiful akhirnya duduk di kursi pesakitan pada 17 Desember 2019.



Proses peradilan ini sontak membuat kaget masyarakat. Alhasil, muncul petisi 'Bebaskan Dosen Saiful Mahdi dari Kriminalisasi & Stop Bungkam Civitas Akademika' di website change.org.

"Saiful Mahdi adalah dosen Jurusan Statistika Universitas Syiah kuala, Aceh. Dosen Saiful sudah bertugas di sana selama 25 tahun. Pada akhir 2018, Universitas Syiah Kuala mengadakan tes penerimaan CPNS dosen, termasuk di Fakultas Teknik," kata penggagas petisi CR Munir, yang juga alumnus Universitas Syiah Kuala.