Istana Klaim Pos Wakil Kantor Staf Kepresidenan Tak Terkait Jatah Parpol

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 26 Des 2019 07:45 WIB
Foto: Ali Mochtar Ngabalin (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) bakal mempunyai seorang wakil. Apakah pos ini untuk mengakomodir partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Hanura yang belum duduk di pemerintahan?

Seperti diketahui, posisi wakil KSP tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2019 tentang KSP. Moeldoko sebelumnya pernah menawarkan kader-kader Hanura hingga PBB masuk KSP. Tenaga Ahli KSP Ali Mochtar Ngabalin mengaku tak tahu menahu apakah wakil KSP nantinya diisi orang parpol atau bukan.


"Saya belum tahu itu, itu sama sekali tidak tahu," kata Ngabalin saat dihubungi, Kamis (26/12/2019).

Menurut Ngabalin, pos wakil KSP sama sekali tak terkait dengan urusan politik. Dia menyebut penjabat wakil KSP nantinya orang yang profesional.

"Karena di KSP itu betul-betul kerja profesional, kerja profesional dan kerja yang itu tadi, terkait dengan kompetensi dan lain-lain," sebut Ngabalin.




Diberitakan sebelumnya, Moeldoko sudah menawarkan sejumlah kader dari partai politik pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 untuk masuk KSP. Ada kader PKPI, Hanura dan PBB yang ditawarkan.

"Kan nanti di KSP saya udah tawarkan. Ada yang masuk dari Hanura, ada dari PKPI, ada dari PBB. Tapi tetap profesional," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11). (gbr/lir)