Fakta dan data di lapangan menunjukkan, bahwa 8 dari 10 trader forex mengalami kerugian, jumlah yang gagal jauh lebih tinggi daripada jumlah trader yang berhasil survive ataupun mendapatkan keuntungan di bisnis ini.
Lantas, mengapa forex di Indonesia semakin ke sini tetap saja banyak digemari? Berikut ulasan dari Analis Global Market dan Pengamat Ekonomi, Reza Aswin. Industri trading ini memiliki stigma negatif di Indonesia karena banyaknya kasus-kasus yang terjadi akibat kurang pemahaman mengenai dunia trading itu sendiri. Tidak sedikit orang yang mengalami loss di bisnis ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reza menuturkan, 4 hal ini adalah penyebab utama orang masih loss di industri ini.
1. Tidak Paham Secara Mendalam tentang Money Management
Istilah margin call mungkin tidak asing di mata sebagian para praktisi trading atau yang biasa disebut trader. Margin call adalah suatu kondisi di mana Anda mengalami kerugian. Posisi trading Anda masih berjalan, dan dana margin trading Anda tidak mencukupi untuk menahan suatu posisi yang Anda ambil di market. Sehingga posisi Anda di-cut oleh sistem secara otomatis.
2. Greedy
Sifat greedy atau serakah muncul ketika Anda sudah mulai profit di bisnis ini. Tanpa memahami konsep psikologi trading yang baik, tentunya hal ini menjadi boomerang. Karena ketika Anda sudah profit banyak dan tidak tahu kapan harus stop, mengontrol emosi, di situlah Anda berpotensi untuk kehilangan seluruh dana Anda kapan saja.
3. Tidak Mengerti Cara Membaca Situasi Keadaan Ekonomi Politik Suatu Negara
Untuk membaca pergerakan tren market secara garis besar, tentunya Anda perlu memahami kondisi politik dan ekonomi suatu negara. Karena apapun yang terjadi di negara tersebut akan memengaruhi nilai pergerakan mata uang setiap harinya, yang sebenarnya tidak sulit untuk diprediksi, karena sudah banyak website-website yang menyediakan layanan analisa di luar sana. Anda hanya perlu memantau berita setiap harinya.
4. Belajar Langsung Teknikal, Tidak Pada Dasar Intinya Dulu
Banyak orang tertarik di bisnis ini karena visual-visual grafik yang menarik. Namun di situ ada satu hal yang sering luput bahwa inti dari cara survive dari trading forex adalah money management itu sendiri. Analisa teknikal yang mumpuni, tidak akan berarti jika money management Anda ngawur.
Dalam pengalamannya selama sepuluh tahun terakhir inilah, akhirnya ia menemukan suatu metode trading yang ia sebut Oracle. Dengan metode Oracle ini, Anda bisa trading hingga tahap tanpa LOSS. Metode Oracle ini berbicara tentang money management dan pendalaman analisa fundamental yang akurat.
![]() |
Reza mengadakan kelas workshop di mana Anda bisa belajar bagaimana cara trading tanpa loss menggunakan formula MM, membaca analisa fundamental secara akurat, dan menggunakan analisa teknikal secara akurat. Kini, Oracle telah memiliki ratusan alumni sejak tahun 2018 dengan ratusan member yang sudah berhasil membuktikan sukses dari industri forex bukanlah hal mustahil.
Untuk Anda yang ingin terjun di industry forex, oracle trading academy akan menjadi awal yang baik untuk Anda. Metode Oracle ini cocok untuk pemula, belum punya bisnis. Di kelas Oracle, Anda akan belajar strategy, fundamental analisis, dan teknikal analisis yang simple dan sederhana, bahkan pemula sekalipun akan langsung bisa.
Di luar itu Anda juga akan belajar bagaimana cara membuat Analisa market secara profesional. Untuk lebih Detail dan jadwal kelas Oracle selengkapnya anda bisa cek di link ini.
![]() |