Menag: Kekerasan Atas Nama Agama karena Pelaku Kurang Paham Agama

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Selasa, 24 Des 2019 13:35 WIB
Menag Fachrul Razi (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Jakarta - Di momen Hari Raya Natal tahun 2019 ini, Menteri Agama Fachrul Razi mengajak umat beragama mengambil hikmah. Agama datang dari Tuhan sebagai jalan menuju kebajikan, bukan jalan kekerasan

"Umat kristiani Indonesia yang kami hormati, agama adalah sumber dari semua kebaikan, dan bukan sebaliknya sebagai sumber kekerasan," kata Fachrul Razi dalam video keterangan persnya, Selasa (24/12/2019).



Kabar peristiwa kekerasan yang mengatasnamakan agama memang sering tersiar. Menurut Fachrul, pelaku kekerasan yang membawa-bawa agama sebenarnya tidak memahami soal ajaran mulia itu.

"Apabila ternyata ada konflik dan kekerasan yang mengatasnamakan agama, pastilah itu karena kekurangpahaman terhadap ajaran agama," kata Fachrul.



Nabi dan rasul menyebarkan ajaran agama supaya masyarakat bisa menjadi lebih baik. Kitab suci perlu senantiasa dirujuk demi kehidupan yang sesuai dengan agama.

"Tuhan menurunkan kitab-kitab suci melalui nabi dan rasul terpilih untuk menjadi panduan dan pedoman umatnya dalam mengamalkan nilai-nilai kebajikan di dalam kehidupan bersama," kata Fachrul.

Dia juga berbicara soal toleransi keagamaan di Indonesia. Semua warga negara punya hak menjalankan ibadahnya, namun Fachrul juga menyampaikan soal pentingnya perayaah ibadah yang tidak berlebihan. Perlu tenggang rasa untuk menjalankan aktivitas keagamaan.



Soal Tak Ada Natal di Dharmasraya, Menag: Kesepakatan Bersama:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(dnu/tor)