PM Ariel Sharon Keluar dari Partai Likud
Selasa, 22 Nov 2005 01:48 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Israel Ariel Sharon memutuskan untuk keluar dari partai sayap kanan Likud, partai yang turut ia dirikan pada 1973 silam. Langkah Sharon selanjutnya adalah mendirikan partai baru yaitu National Responsibility Party."Saya mengundurkan diri dari partai dan membentuk partai baru," kata Sharon dalam surat yang ditujukan pada Ketua partai Likud Tzachi Hanegbi, seperti dilansir dari kantor berita CNN.com, Selasa (22/11/2005). Sebelumnya, Sharon secara resmi meminta Presiden Moshe Katsav membubarkan parlemen negara, sekaligus merintis jalan untuk pemilu lebih awal. Katsav dalam siaran televisi nasional telah mengatakan setuju bahwa pemilu perlu diadakan secepatnya. Sharon meminta parlemen Knesset dibubarkan setelah mendapat kesimpulan bahwa mayoritas anggota parlemen menentangnya. Sehingga Sharon tidak mungkin dapat menjalankan pemerintahan. Permintaan pembubaran parlemen datang setelah Partai Buruh, rekan utama Sharon dalam pemerintahan koalisi Knesset memilih keluar dari koalisi hari minggu lalu. Keputusan Sharon meninggalkan Likud adalah sebuah langkah ganjil mengingat politisi 77 tahun ini cenderung pragmatis. Pemilu rencananya akan dilangsungkan Maret tahun depan. Sharon kemungkinan akan berhadapan tokoh garis keras Likud Benjamin Netanyahu dan pemimpin partai Buruh Amir Peretz.
(ary/)











































