Pemerintah Jajaki Pasok Rudal Sukhoi dari India
Selasa, 22 Nov 2005 01:20 WIB
Jakarta - Pemerintah menjajaki kemampuan India untuk memasok sistem persenjataan pesawat tempur Sukhoi TNI AU. Persenjataan itu rencananya akan diproduksi oleh perusahaan peralatan dirgantara, Hindustan Aeronautics Limited (HAL). "Tujuan kita ke HAL sekarang ini sebagi persiapan pembelian senjata untuk Sukhoi pada 2007 nanti," kata Kepala Staff TNI AU Djoko Suyanto petang ini di India, Senin (21/11/2005).Pernyataan tersebut disampaikannya pada wartawan saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninjau langsung fasilitas produksi milik HAL yang ada di Bangalore, India. Menteri yang ikut mendampinginya antara lain Menperind Andung Nitimiharja, Mendag Marie Elka Pangestu dan Menko Perekonomian Aburizal Bakrie. Djoko menjelaskan, HAL mendapat lisensi dari pihak Sukhoi Rusia untuk memproduksi persenjataan untuk seluruh varian pesawat tempur Sukhoi. Proses produksinya sendiri baru akan dimulai dua tahun mendatang. Indonesia melirik produk HAL untuk mempersenjatai empat Sukhoi-nya, karena tawaran harganya yang cukup kompetitif dibanding produk sejenis dari Negara lain. Termasuk yang diproduksi langsung di Rusia. Ditemui secara terpisah, Jubir kepresidenan Dino Patti Djalal, membenarkan bahwa maksud kunjungan SBY ke India kali ini adalah untuk menjajaki peluang peningkatan kerja sama bidang militer dua negara. "Nota kesepakatannya Insya Allah lusa akan ditandatangi dalam pertemuan bilateral dengan PM Manmohan Singh," ujar Dino. Dalam kunjungan ke pabrik HAL, Presiden dan rombongan meninjau berbagai fasilitas produksi helikopter dan pesawat tempur. Termasuk menyaksikan atraksi akrobatik singkat dari heli DHRUV dan duduk di kokpit pesawat tempur Jaguar. "Saya sangat kagum dengan pencapaian India. Semoga kita bisa bekerja sama," ujar Dino saat berpamitan dengan CEO HAL yang mengantar rombongan berkeliling.
(ary/)











































