Ketua DPP PPP: Pernyataan Din Syamsuddin Tidak Mendasar

Ketua DPP PPP: Pernyataan Din Syamsuddin Tidak Mendasar

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 22:44 WIB
Jakarta - Pernyataan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin yang mengatakan partai-partai Islam atau yang berbasis Islam tidak responsif dengan isu-isu nasional yang dihadapi bangsa saat ini langsung mendapatkan tanggapan. Pernyataan itu dinilai terlalu terburu-buru dan tidak mendasar."Dia lihat dari sudut mana. Itu terlalu terburu-buru keluar statement itu. Karena PPP sangat komitmen terhadap perang melawan terorisme, pornografi, dan masalah2 lainnya," kata Ketua DPP PPP Hazrul Azwar kepada detikcom di Gedung MPR/DPR Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (21/11/2005).Menurut Hazrul, sebagai tokoh Muhammadiyah, Din seharusnya lebih arif dalam menanggapi partai-partai Islam dalam menanggapi sepak terjang. Agar suasana kerja sama dan saling membantu dapat terjalin dengan baik. "Pak Din seharusnya lebih arif sebagai Ketua Umum Muhammadiyah. Supaya hubungan pak Din dengan partai-partai Islam lebih akrab," ketus Hazrul yang juga menjabat sebagai Ketua DPP PPPitu.Sebelumnya Din mengungkapkan kekecewaannya karena parpol-parpol banyak yang diam terhadap isu yang bersifat politis dan memerlukan respons politis, seperti judi, pornografi dan pornoaksi. Padahal RUU mengenai perjudian, pornografi, dan pornoaksi yang sudah dimasukkan ke DPR sejak tiga tahun lalu tidak pernah dibahas hingga kini.Partai-partai tersebut juga diam saja saat isu terorisme yang menghantam Islam mencuat ke permukaan, sehingga muncul stigmatisasi bahwa umat Islam tertuduh sebagai teroris. Karena itu Din menilai hal ini sebagai manipulasi partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam. Padahal saat kampanye pemilu lalu, sekitar 7 partai Islam dan partai yang berbasis massa Islam selalu menggembar-gemborkan janji dengan mengatasnamakan Islam. Namun kenyataannya sedikit sekali mereka memperjuangkan Islam. (ary/)


Berita Terkait