Tower Roboh, RRI Kerahkan Teknisi Selamatkan Alat Siaran Tersisa

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Minggu, 22 Des 2019 22:57 WIB
Teknisi RRI selamatkan aset siaran yang tersisa. (Foto: Jefry/detikcom)
Jakarta - Menara pemancar milik Radio Republik Indonesia (RRI) roboh dan menimpa sejumlah bangunan. Tim teknisi RRI saat ini sedang menyelamatkan antena siaran yang tersisa.

Pantauan detikcom di lokasi, di depan Masjid Al-Amin, Jalan Antene VII, Gandaria Utara, Jaksel, Minggu (22/12/2019), nampak sejumlah orang menaiki bongkahan tower. Mereka mengenakan name tag bertuliskan RRI dan berusaha melepaskan beberapa perangkat yang terpasang di sisa bangunan menara tersebut.



Direktur Teknologi dan Media Baru RRI Rahadian Gingging, mengatakan sejumlah orang itu merupakan teknisi dari RRI. Dia menyebut ada 20 teknisi yang sedang menyelamatkan alat siaran.

"Kita mencoba menyelamatkan beberapa antena yang masih mungkin kita selamatkan terus kita gunakan ulang. Kita punya target mudah-mudahan besok sore kita sudah on air lagi, entah di Merdeka Barat atau dengan TVRI kita kerja sama, bagaimana kita bisa pindahkan peralatan ini supaya bisa siaran di sana," ucap Gingging kepada detikcom.

Gingging mengatakan pihaknya hanya fokus untuk melepas perangkat siaran yang tersisa. Dia menyerahkan ke pihak Damkar untuk melakukan pembongkaran tower yang roboh.

"Karena inikan utuh sampai ini sampai ke atap, sampai ke ujung. Ini masih bisa nggak kita selamatkan. Nanti selesai ini kalau memang sudah tidak mampu kita lepas dari tower ya monggo berarti harus kita relakan dipotong," katanya.



Gingging berharap proses pelepasan perangkat siaran ini dapat selesai pada besok dini hari.

"Kita berusaha besok Subuh harus sudah banyak yang kita selamatkan. Semampunya aja. Karena ini kan namanya musibah nggak bisa direncanakan. Teknisi kita juga banyak yang libur. Apa yang ada aja kita gerakkan," ucap Gingging.

Saat ini di lokasi, warga sekitar masih nampak berada di sekitar area robohnya menara. Terdapat garis polisi yang membatasi area warga dan para teknisi RRI. (jef/idn)