Round-Up

Ironi Tunggangan Mewah tapi Pajak Nunggak Jutaan Rupiah

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 22 Des 2019 20:37 WIB
Sticker ditempel di mobil yang menunggak pajak lebih dari 6 bulan (Foto: Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Tunggangan mewah menjadi incaran tim pemburu pajak dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta. Padahal, potensi penerimaan dari pajak itu mencapai angka triliunan rupiah.

Pada Minggu (22/12) pagi, tim BPRD DKI yang dipimpin Kepala Unit Samsat Jakarta Selatan, Khairil Anwar, sudah menemukan adanya motor gede (moge) jenis Harley-Davidson di Pakubuwono yang diketahui belum dibayar pajaknya sejak Oktober 2019. "Potensi pajak yang harus dilakukan pembayaran itu Rp 5,2 juta," ucap Khairil.

Khairil pun mengimbau pemilik moge itu untuk melaksanakan kewajiban pajaknya. Dia turut menyampaikan bila sampai akhir tahun ini ada penghapusan denda demi memudahkan para wajib pajak itu menuntaskan kewajibannya.



"Kita berikan pemutihan, penghapusan denda PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) sampai 30 Desember 2019," ucap Khairil.

Khairil turut menyosialisasi Peraturan Gubernur Nomor 89 Tahun 2019 tentang Pemberian Keringanan Pokok Bea Balik Nama (BBN) Kendaraan Bermotor Atas Penyerahan Kepemilikan Kendaraan Bermotor Kedua dan Seterusnya tahun 2019 yang mulai berlaku sejak 16 September 2019. Pergub tersebut disosialisasi melalui brosur yang diberikan kepada pemilik kendaraan mewah.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4