1 Tahun Tsunami Selat Sunda, Pengusaha Hotel Minta Pemda Benahi Wisata Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 22 Des 2019 14:41 WIB
Ilustrasi wisata di Anyer (Bahtiar Rivai/detikcom)
Pandeglang - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) berharap wisatawan datang ke Anyer sampai Tanjung Lesung saat libur tahun baru 2020, meskipun masih ada trauma tsunami pada 22 Desember tahun lalu. Mereka meminta pemerintah daerah serius melakukan pembenahan.

"Kalau kita berdoa keinginan kita (wisatawan) full, tapi kalau dilihat dari segi kondisi sekarang masih belum kondusif, merasa ada (takut) tsunami itu, 50 persen (okupansi) saja sudah bagus," kata Ketua PHRI Banten Sari Alam saat dihubungi detikcom dari Serang, Banten, Minggu (22/12/2019).

Sari menuturkan pemerintah daerah belum memberikan keyakinan kepada wisatawan bahwa pesisir Banten bisa dikunjungi wisatawan. Padahal mitigasi bencana, seperti oleh BMKG, telah dilakukan mulai dari pemasangan CCTV di Anak Krakatau hingga sirene peringatan.



"Sosialisasinya nggak ada, tamu masih ketakutan. Pemda seharusnya bisa rapat-rapat di pantai. Sewaktu di bom Bali, itu dilakukan (pemerintahan) Bu Mega, di Lombok juga karena pemdanya maksimal karena pendapat pajak daerah dari pariwisata lebih baik. Ini masih digini-giniin (didiamkan) saja," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2