Round-Up

Gegara Angkat Tangan, Haddad Alwi Dipaksa Setop Selawatan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 21 Des 2019 06:43 WIB
Foto: Haddad Alwi (Instagram @abihaddadalwi)
Jakarta - Penyanyi religi Haddad Alwi mendapat perlakukan kurang menyenangkan saat hendak memimpin selawatan di Cikeretug, Sukabumi, Jawa Barat. Sekelompok massa mengusirnya setelah menudingnya sebagai syiah.

Dirangkum detikcom, insiden itu menimpa Haddad Alwi pada tanggal 16 Desember 2019 lalu. Muannas Alaidid, yang ditunjuk sebagai pengacara Haddad Alwi, menyebut saat itu kliennya diundang untuk membacakan selawat.

"Sebetulnya hanya membacakan selawat, bukan mengisi ceramah saat berada di Sukabumi, 16 Desember 2019, di mana tiba-tiba diturunkan paksa dalam acara itu," ujar Muannas dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (20/12/2019).

Ketua Umum Cyber Indonesia ini pun meminta polisi turun tangan. Muannas, yang juga sebagai pelapor di kasus Buni Yani dan Jonru serta Ratna Sarumpaet, meminta polisi mengusut pelaku persekusi tersebut.

"Kita minta polisi turun tangan, baik Polres Sukabumi hingga Polda Jawa Barat, ini persekusi menurunkan habib yang sedang ceramah dan selawat, harus diperiksa pelakunya dan digali motifnya, karena kalau persekusi ini berlanjut bisa mengecam kerukunan umat beragama yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, bayangkan saja ini satu agama, apalagi mereka yang beda agama, apalagi Haddad Alwi ini seorang habib dan keturunan," lanjut Muannas.




Di media sosial sendiri beberapa versi penyebab pengusiran Haddad Alwi. Ada yang menyebutkan bahwa insiden itu terjadi karena Haddad Alwi saat berada di atas panggung, sempat ceramah dan dalam ceramahnya itu dia membela ulama NU KH Ahmad Muwafiq alias Gus Muwafiq dan mengutuk orang-orang yang memusuhinya.

"Wallahi, saya sumpah ini. Saya wallahi, wallahi, mengutuk orang-orang yang mencaci-maki sahabat," ucap Haddad Alwi yang kemudian mengundang keriuhan. Sontak massa berbaju serba putih melantunkan selawat hingga akhirnya Haddad Alwi menyampaikan kesediannya untuk turun dari panggung.

"Ana (saya) diundang ke sini, ana mau selawat. Baik, saya akan turun... saya akan turun...," kata Haddad Alwi yang sudah terdesak massa. Dia pun lantas turun dari panggung meninggalkan lokasi.