Dikira Hantu Cekik, Orang Gila Nyaris Dihakimi Massa
Senin, 21 Nov 2005 16:39 WIB
Semarang - Isu hantu cekik di Demak, Grobogan, dan Semarang, membuat orang terlalu waspada. Orang gila yang sedang lewat pun dikira penjelmaan sang hantu. Sudah tentu, ia pun nyaris dihakimi massa.Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Bandarharjo, Tawang Mas, Semarang, Minggu (20/11/2005) malam. Pada saat itu, orang gila yang kemudian diketahui bernama Nugroho, warga Kemijen, Semarang, itu berjalan di kampung yang sebelumnya sudah dilanda isu hantu cekik.Mengetahui kehadiran orang asing, warga mencurigaianya sebagai penjelmaan hantu cekik. Karena gila, Nugroho tak tahu kalau dirinya jadi sasaran warga. Ia terus saja berjalan sampai akhirnya warga berhasil menangkapnya.Untung saja, pada saat kejadian, beberapa pejabat kecamatan sedang berada di sekitar lokasi. Mereka segera melarang warga yang sudah hendak memukuli. Nugroho yang tak tahu apa-apa pun terselamatkan.Kemudian, Nugroho dibawa ke Mapolsek Semarang Utara. Di kantor polisi itulah terungkap bahwa ia orang yang tak waras. "Waktu ditanya, jawabannya tidak nyambung terus," kata Kanit Reskrim Polsek Semarang Utara Iptu Joko Watoro di kantornya, Jalan Letjen Suprapto, Senin (21/11/2005).Joko menuturkan, eskonya (hari ini) Nugroho dijemput keluarganya. Pihak keluarga mengakui bahwa Nugroho memang tak waras sejak beberapa waktu lalu. Karena itu, mereka mengajaknya pulang untuk diobati.Ketika ditanya soal benar-tidaknya isu hantu cekik, Joko meyakini hal itu hanya isu. "Tidak ada. Hantu cekik itu cuma halusinasi orang yang membaca media massa. Sebelumnya, mereka kan dicekoki bahwa ada hantu cekik di daerah lain. Mereka khawatir akhirnya ikut larut,"paparnya panjang lebar.Meski demikian, pihaknya masih terus mengawasi wilayahnya yang dilanda isu hantu cekik. Paling tidak tiap malam, sejumlah personel diturunkan agar kejadian penangkapan dan penghakiman massa tidak terjadi. Mereka bekerja sama dengan pihak kampung dan kecamatan setempat.
(nrl/)











































