Kapolres Metro Jakut: Tak Ada Pelibatan FPI di Pengamanan Natal-Tahun Baru

Herianto Batubara - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 21:32 WIB
Polres Jakut melakukan gelar pasukan Operasi Lilin Jaya 2019 (Wilda/detikcom)
Jakarta - Kapolres Metro Jakut Kombes Budhi Herdi Susianto meluruskan pemberitaan soal adanya pelibatan ormas Front Pembela Islam (FPI) dalam pengamanan Natal dan tahun baru. Dia menyatakan, sejak awal ormas FPI tidak dilibatkan dan tidak akan terlibat.

"Kami tidak melibatkan FPI. Dalam apel gelar pasukan kemarin yang digelar, FPI juga tidak datang karena memang tidak diundang juga dari awal," kata Kombes Budhi lewat telepon, Jumat (20/12/2019).

Kombes Budhi menjelaskan Polres Metro Jakarta Utara memang melibatkan ormas dalam pengamanan Natal dan tahun baru. Ormas yang digandeng di antaranya Forum Betawi Rempug (FBR), Pemuda Pancasila (PP), hingga Banser.


Menurut Kombes Budhi, pihaknya melakukan perencanaan yang sangat matang dalam pelibatan ormas ini, salah satunya lewat rapat koordinasi. Setelah rapat koordinasi itu, digelar pula apel gelar pasukan untuk pemeriksaan fisik bagi para anggota ormas yang nantinya akan dilibatkan.

"Jadi dari awal FPI memang tidak pernah dilibatkan," ujarnya menegaskan.

Pelibatan ormas ini, lanjut Kombes Budhi, tidak sembarangan. Nantinya setiap anggota ormas yang dilibatkan akan diberi tanda pengenal khusus. Ini, menurutnya, penting agar seluruhnya terpantau dan tidak ada oknum-oknum yang mengaku-ngaku terlibat.

"Nanti setiap ormas atau setiap pengamanan di luar TNI-Polri dan instansi terkait, seperti pemda, itu kami kasih tanda pengenal khusus yang diberikan Polres Metro Jakarta Utara. Mereka semua di bawah koordinasi Polres Metro Jakarta utara. Jadi tidak ada nanti pengamanan yang ujug-ujug tanpa tanda pengenal, itu kami nyatakan liar. Semua sudah ada daftar personelnya, nama-namanya," ucapnya.


"Semua ormas yang dilibatkan terkontrol. Ganti nama pun nggak bisa karena tanda pengenalnya sudah ada namanya dan nama ormasnya," sambung Kombes Budhi.

Pada pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2019 mulai 23 Desember hingga 1 Januari 2020, Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan 1.800 personel. Personel disebar ke tempat ibadah, mal, hingga pusat rekreasi.

Perayaan tahun baru di Jakarta Utara sendiri terpusat di sekitar Ancol dan Danau Sunter. Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis untuk menjamin keamanan dan kelancaran masyarakat dalam merayakan Natal dan tahun baru.

"Kami akan bekerja keras untuk memastikan masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan baik, dengan rasa aman," ujar Kombes Budhi. (hri/fjp)