Daerah Tersehat Dapat Piagam
Senin, 21 Nov 2005 16:26 WIB
Jakarta - Pemerintah akan memberikan piagam sebagai reward bagi satu daerah yang mampu mengatasi berbagai penyakit. Dana segar pun bakal dikantongi pemenang."Selain ada penghargaan yang diberikan dalam bentuk piagam, juga akan diberikan dana tertentu dalam rangka reward atau semacam penghargaan," kata Menko Kesra Alwi Shihab.Hal ini disampaikan Alwi usai menghadiri konferensi seruan aksi nasional bertajuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/11/2005).Acara dibuka Wapres Jusuf Kalla. Turut hadir Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani, dan perwakilan WHO.Menurut Alwi, dana tersebut digunakan dalam rangka peningkatan kesehatan di daerah tersebut. "Jadi konferensi ini lebih banyak pada aksi nyata di lapangan, dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, misalnya mengatasi flu burung, malaria, dan DBD," kata Alwi.Dananya berapa? "Jangan tanya dulu, kita bicara miliar bukan ratusan. Batas waktunya terus-menerus setiap tahun. Mudah-mudahan ini akan menjadi pemicu, karena masalah kesehatan disorot bukan hanya di dalam negeri, tetapi dunia internasional," ujar Alwi.Dalam kesempatan yang sama, Menkes berharap setiap daerah dapat mengatasi masalah kesehatan. "Jadi kita akan pilih satu kabupaten, atau desa terbaik dari suatu provinsi mempunyai suatu kesiagaan, siap menerima tantangan apa saja, misalnya mengatasi busang lapar, DBD, malaria dan TBC," kata Menkes.Wapres dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit seperti DBD, malaria, flu burung, dan busung lapar."Jadi cara memerintah kalau di Indonesia dengan mata. Kalau pakai edaran jalan juga, tetapi dua atau tiga bulan baru dibaca camat setempat. Sekarang dibutuhkan suatu hal yang jalan di lapangan," kata Wapres.
(aan/)











































