Kapolri Waspadai Teroris Tiru Taktik Kepolisian

Kapolri Waspadai Teroris Tiru Taktik Kepolisian

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 15:34 WIB
Jakarta - Meski gembongnya, Dr Azahari Husin, sudah tewas, kepolisian tetap mewaspadai sepak terjang teroris di Indonesia. Dikhawatirkan taktik yang mereka gunakan meniru taktik kepolisian."Kita tetap waspada karena mereka juga diduga mempelajari taktik kepolisian. Taktik mereka ini dalam melakukan aksi teror setiap saat pasti berubah," ungkap Kapolri Jenderal Pol Sutanto dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (21/11/2005).Hal itu, kata Kapolri, salah satunya terlihat dari munculnya muka-muka baru pelaku pengeboman. Kapolri menduga metode teroris mengubah sistem rekrutmen mereka terhadap calon-calon pengantinnya (pelaku bom bunuh diri)."Sebab mereka ini muka-muka baru. Mereka tidak ada dalam catatan kepolisian. Nama-namanya tidak masuk dalam data. Ini jelas mereka tentunya setiap saat mengembangkan taktik kegiatan terorismenya di Indonesia," papar Kapolri.Mengenai Indonesia yang dijadikan sasaran pelarian teroris asal Malaysia, seperti Azahari dan rekannya Noordin M Top, Kapolri mengakui hal itu bisa terjadi karena lemahnya sistem pengamanan dan undang-undang yang berlaku."Padahal di Malaysia mereka juga dicari. Saya sudah ke Depdagri untuk meminta agar di-follow up ke instansi-instansi terkait mengenai pemberlakuan single identity number (SIN)," katanya. (umi/)


Berita Terkait