Jokowi Sebut Masalah Jiwasraya Sejak 10 Tahun Lalu, PD: Kok Salahkan Era SBY?

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 11:00 WIB
Andi Arief (Rolando/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut masalah neraca keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) adalah persoalan 10 tahun yang lalu. Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menolak jika pemerintahan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disalahkan atas persoalan Jiwasraya.

"Pak Jokowi kambuh, asuransi yang gagal bayar di eranya Jokowi-Ma'ruf, yang disalahkan justru era Jokowi-JK dan era SBY-Boediono," kata Andi Arief dalam cuitannya kepada wartawan, Jumat (20/12/2019).


Andi Arief lalu menebak reaksi SBY terkait pernyataan Jokowi soal Jiwasraya. Menurut dia, SBY akan 'memuji' apa yang disebut Andi Arief 'selera humor Jokowi'.

"Saya sudah bisa menebak reaksi Pak SBY jika mendengar Pak Jokowi kambuh, seperti biasa Pak SBY akan bilang memang selera Pak Jokowi humornya tinggi," sebut Andi Arief.


Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengaku sudah punya gambaran solusi untuk masalah Jiwasraya ini. Jokowi sudah berkoordinasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut Jokowi, masalah Jiwasraya sudah ada sejak 10 tahun yang lalu.

"Ini persoalan yang sudah lama sekali, 10 tahun yang lalu. Problem ini yang dalam 3 tahun ini kita sudah tahu dan ingin menyelesaikan masalah ini," kata Jokowi di Novotel Balikpapan, Kaltim, Rabu (18/12).

"Ini bukan masalah yang ringan, tapi setelah saya perhatikan Pak Menteri BUMN (Erick Thohir), kemarin kita sudah rapat kementerian BUMN dan kementerian keuangan yang jelas gambaran solusinya sudah ada, kita tengah mencari solusi itu. Sudah ada (solusi), masih dalam proses semua tapi berkaitan dengan hukum ranahnya sudah masuk ke kriminal sudah masuk ke ranah hukum alternatif penyelesaian akan selesaikan," jelasnya. (gbr/fjp)