DPR Minta Aparat Seriusi Temuan Keterlibatan Asing di Poso

DPR Minta Aparat Seriusi Temuan Keterlibatan Asing di Poso

- detikNews
Senin, 21 Nov 2005 15:14 WIB
Jakarta - Data Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan adanya keterlibatan pihak asing dalam konflik di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Fraksi Partai Damai Sejahtera (FPDS) DPR minta aparat keamanan menyeriusi temuan tersebut. "BIN sudah susah-susah kerja mengapa tak disikapi datanya," kata anggota FPDS Jeffrey Massih kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2005). Menurut Jeffrey, penambahan aparat keamanan di Poso akan sia-sia tanpa diikuti sikap serius terhadap temuan BIN. Penambahan aparat keamanan selama ini, kata politisi FPDS, itu justru meningkatkan eskalasi konflik Poso. "Apa gunanya penambahan aparat, kalau di Poso makin bergolak?" ujar Jeffrey. Konflik Poso yang tak tuntas sampai saat ini akibat lemahnya good will dari pemerintah. Jeffrey mengusulkan agar pemerintah lebih berani mengambil tindakan untuk mengembalikan kestabilan di Poso. "Ya seperti Raja Abdullah di Yordania yang mengambil langkah tegas memecat 11 pejabat karena kasus bom. Meskipun tak harus memecat tapi pemerintah harus serius," tegas Jeffrey. FPDS lantas meminta pemerintah memberikan deadline pada aparat keamanan untuk menstabilkan Poso. Deadline diberikan agar aparat terpacu lebih serius dalam menyelesaikan kasus Poso. (iy/)


Berita Terkait